Jangkar Kapal Laut dan Berbagai Aksesorisnya

Kita semua tahu bahwa setiap kapal punya jangkar. Tapi tahukah Anda bahwa setiap jangkar punya banyak sekali aksesorisnya? Jangkar kapal laut juga punya bentuk yang beragam lho, bukan hanya seperti yang kita lihat di film-film atau di komik bajak laut saja.

 

Apa Itu Jangkar Kapal Laut?

Jangkar kapal laut digunakan untuk menambatkan kapal. Fungsinya supaya kapal tidak bergerak ke mana-mana. Walau badai menghadang, atau angin kencang berhembus, dengan adanya jangkar, diharapkan kapal akan tetap pada posisinya.

 

Apa Saja Jenis Jangkar Kapal Laut?

Banyak sekali jenis jangkar, berikut ini beberapa diantaranya:

  1. Stock Anchor. Jangkar ini bentuknya seperti yang sudah sering kita lihat. Jangkar jadul ini mulai dikenal sejak abad 19. Bentuk arm atau lengannya berupa lengkungan yang menyatu dengan tangkai atau shank.
  2. Stockless anchor. Yaitu jangkar modern, banyak dipakai kapal-kapal zaman now. Namanya demikian karena jangkar ini tidak punya tongkat alias stock. Tujuannya supaya proses handling dan stowing lebih gampang. Kalau di sini, sering disebut jangkar kodok. Lengannya bisa bergerak supaya dapat mengunci permukaan laut.
  3. Danforth Anchor. Biasanya dipakai di kapal boat, khususnya di Amerika. Bagian tongkat ada di bawah, menyambung dengan fluke. Jangkar ini paling pas dipakai untuk dasar laut yang berlumpur dan berpasir.
  4. Ploughshare Anchor / Plow / CQR. Seringnya jangkar jenis ini dipakai di kapal yacht atau kapal kecil. Namanya demikian karena berbentuk mirip dengan alat membajak sawah. Saat jangkar ini jatuh ke dasar laut, ia akan terbenam kemudian mencengkram dasar laut dengan kuat.

 

Apa Saja Aksesoris Jangkar Kapal?

Berikut ini beberapa aksesoris jangkar kapal laut yang banyak digunakan:

  1. Jangkar: terdiri dari crown, shank, flukes, pins, shackles, swivel, stock, balancing band, dan ring
  2. Kabel Rantai Jangkar (Chain Cable): links, kenter shackles, shackle jangkar.
  3. Tabung Jangkar (Hawse Pipe): yaitu pipa yang menghubungkan rumah jangkar ke bagian geladak.
  4. Anchor Lashing: rantai, shackles, bottle-screws, claws. Fungsi bagian ini adalah untuk mengamankan jangkar saat posisi stowed.
  5. Chain Stopper: guillotine bar, locking pins. Punya 2 fungsi, pertama sebagai pengatur arah rantai untuk keluar masuk hawse pipe, kedua untuk membagi berat menarik jangkar.
  6. Windlass (penarik jangkar kapal): cable lifter, gears, clutches, bearings, brakes, stripper bar. Yaitu serangkaian alat untuk menarik dan menurunkan jangkar.
  7. Drive Unit/System: power unit, controls, local controllers.
  8. Pipa spurling: mengarahkan rantai dari windlass ke chain locker dan sebaliknya.
  9. Tempat Penyimpanan Rantai (Chain Locker): terdidi dari sistem pengaturan kabel self-stowing, sistem pengering, dan sistem pengaman ujung rantai/sistem pengatur lepas jangkar. Bisa juga ditambahkan sistem untuk mengantisipasi rantai tergelincir atau slip.

 

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor jangkar kapal dan peralatan kapal lainnya seperti alat keselamatan kapal, rantai jangkar, serta alat navigasi kapal dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *