Jual Life Raft Alat Safety Kapal

Jual Life Raft

Apabila Anda bekerja di bidang perkapalan, atau sering naik kapal, maka skenario terburuk ketika naik kapal harus selalu dipikirkan. Bagaimana kalau terjadi kecelakaan, apakah kapal tersebut memiliki alat keselamatan kapal yang memadai? Salah satu alat safety yang penting adalah inflatable life raft. PT Velasco Indonesia Persada jual life raft dengan kualitas terbaik.

Kapal-kapal besar wajib memiliki inflatable life raft. Inflatable life raft adalah semacam rakit penolong atau sekoci yang digunakan dalam keadaan darurat, yaitu saat kapal mengalami kecelakaan sehingga awak harus meninggalkan kapal.

Saat tidak digunakan, life raft dibungkus dalam tabung putih yang berbentuk seperti kapsul. Tabung putih ini diletakkan di seputaran dek kapal. Sengaja ditaruh di situ supaya saat dibutuhkan, tabung itu bisa langsung dilemparkan ke laut. Ketika life raft menyentuh permukaan laut, secara otomatis tabung putih akan terbuka dan langsung mengeluarkan perahu atau sekoci penyelamat.

Jual Life Raft Berbagai Kapasitas

Inflatable life raft dijual dengan berbagai ukuran yang menentukan kapasitasnya. Alat keselamatan kapal ini dapat menampung 6 hingga 25 orang.

Bukan hanya sekedar perahu kecil, life raft dilengkapi dengan berbagai alat survival yang dapat membuat penghuninya bertahan hidup selama beberapa hari di permukaan laut, sambil menunggu pertolongan datang. Beberapa alat tersebut antara lain adalah alat piroteknik untuk memberi sinyal pertolongan, makanan, P3K, radar, pisau, senter, dll.

Saat membeli life raft alat keselamatan kapal, pastikan petugas kapal tahu cara memakainya. Kalau perlu, adakan training khusus agar semua petugas kapal tahu bagaimana cara mengoperasikan alat ini, dari mulai membuka tabungnya hingga menggunakan alat piroteknik yang ada di dalamnya. Sebab percuma kalau sudah punya alat ini namun saat terjadi kecelakaan malah panik dan bingung bagaimana cara mengoperasikannya. Ancaman terbesar saat terjadi kecelakaan adalah kepanikan. Jadi jangan panik dan pastikan seluruh awak kapal paham prosedur penyelamatan kapal dalam situasi darurat.

Umumnya kapal besar dilengkapi dengan lebih dari satu inflatable life raft, tergantung ukuran kapal dan jumlah awak kapalnya. Ketika terjadi kecelakaan dan seluruh inflatable life raft sudah difungsikan, upayakan agar life raft yang satu dapat berdampingan dengan life raft yang lain, kemudian ikatkan life raft supaya bisa kerja sama dan lebih mudah ditemukan tim penolong.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor alat keselamatan kapal. Kami jual alat piroteknik seperti man over board, smoke signal, parachute signal. Velasco Indonesia juga melayani pembelian ring buoy, rescue boat, inflatable life raft, life jacket atau jaket pelampung, life jacket light, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta.

Kami juga menjual alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang dan wire rope dengan pelayanan terbaik. Lihat produk kami lainnya di sini. Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp atau (021) 690 530 atau email ke info@velascoindonesia.com

Jenis Rantai Jangkar, Ada Banyak Lho

Jenis Rantai Jangkar

Rantai jangkar atau anchor chain merupakan salah satu perangkat dalam sistem penjangkaran yang sangat penting fungsinya. Fungsi utama aksesoris jangkar ini adalah sebagai penghubung antara jangkar dengan badan kapal. Pada kapal besar rantai jangkar dioperasikan oleh sebuah mesin penarik dan penurun jangkar. Putusnya rantai jangkar dapat menyebabkan kapal kehilangan jangkar. Terdapat banyak jenis rantai jangkar, yuk kita pelajari beberapa di antaranya.

Jenis Rantai Jangkar

Rantai jangkar yang dipakai di setiap kapal tentu berbeda. Harus menyesuaikan dengan beberpa hal seperti ukuran kapal, bentuk kapal, dll. Jenis aksesoris jangkar kapal yang satu ini pun sangat banyak, namun berikut ini beberapa contoh jenis rantai jangkar yang umum dipakai.

  • Stud link anchor chain

Stud link anchor chain memiliki bentuk yang berbeda dari rantai pada umumnya. Rantai jangkar yang satu ini berbentuk seperti angka delapan, dengan stud link atau penghubung pada bagian tengah mata rantainya. Stud link ini berfungsi untuk menambah kekuatan rantai jangkar, sekaligus mencegah rantai jangkar terpelintir (alias twist). Ada 2 grade yang umum dipakai yaitu U2 dan U3, perbedaan ada pada kepadatan materialnya, dan tentu berpengaruh pada harga.

  • Proof coil – G30

Proof coil – G30 merupakan rantai jangkar dengan standar kualitas komersil normal. Jenis ini terbuat dari bahan baja karbon rendah atau low carbon steel. Rantai Jenis ini tidak memiliki jarak antar pitch rantai yang seragam, akibatnya rantai tipe ini tidak bisa digunakan dengan kebanyakan sistem windlass. Di setiap permukaan mata rantainya umumnya ditandai dengan simbol pabrikan berupa tanda grade yaitu 3, 30, atau 300. Rantai jenis ini cocok digunakan pada kapal-kapal berukuran kecil.

  • BBB Anchor / Windlass Chain

BBB Anchor / Windlass Chain merupakan jenis rantai pendek yang juga standar kualitas komesial normal. Sama seperti jenis Proof Coil, jenis rantai ini juga terbuat dari low carbon steel. Namun, jenis ini memiliki jarak antar pitch rantai yang seragam. Oleh karena itu jenis ini dapat bekerja dengan baik dalam sistem windlass khususnya yang menggunakan roda putar rantai atau biasa disebut gipsy (UK) / wildcat (US). Sama seperti rantai industri pada umumnya, rantai ini juga ditandai dengan simbol pabrikan dan tanda grade yaitu 3B.

  • G4, G40, G43 – High Test

G4, G40, G43 – High Test saat ini merupakan jenis rantai standar untuk sistem windlass. Tidak seperti jenis rantai Proof Coil dan BBB, rantai jangkar ini terbuat dari baja karbon tinggi atau high carbon steel. Dengan begitu jenis ini memiliki tingkat kekuatan atau working load dua kali lebih besar dari jenis BBB dan memungkinkan untuk memiliki ukuran yang lebih kecil. Sama seperti rantai industry pada umumnya, rantai ini juga ditandai dengan simbol pabrikan dan tanda grade yaitu G4, G40, G43 atau G400.

  • G70 – Transport

Jenis rantai G70 – Transport umumnya disebut dengan jenis G7 atau transport. Jenis rantai ini memiliki rasio kekuatan terhadap berat atau high-strength-to-weight ratio lebih tinggi 25 persen dibandingkan dengan jenis rantai High Test. Namun demikian jenis ini jarang dipakai dalam sistem windlass.  Sama seperti rantai industri pada umumnya, rantai ini juga ditandai dengan simbol pabrikan dan tanda grade yaitu 7, 70 atau 700.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor jangkar kapal dan aksesoris jangkar kapal seperti rantai jangkar, swivel atau kili-kili, shackle, kenter jangkar, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. 

Kami juga merupakan distributor alat kapal, alat safety kapal, alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, wire rope, webbing sling, dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp atau (021) 690 530 atau email ke info@velascoindonesia.com

Shackle Jangkar, Fungsi dan Jenisnya

Shackle Jangkar

Sistem penjangkaran, terutama pada kapal besar, tidak sesederhana menurunkan rantai beserta jangkarnya. Terdapat beberapa aksesoris jangkar yang punya peran masing-masing dalam memaksimalkan penambatan kapal. Salah satu aksesoris jangkar akan dibahas kali ini yaitu shackle jangkar.

Fungsi Shackle Jangkar

Shackle alias segel jangkar memiliki fungsi yang penting dalam peran penjangkaran. Rekan-rekan yang bekerja di kapal tentu paham pentingnya alat ini.

Secara garis besar, alat ini berfungsi sebagai penghubung antar dua jenis aksesoris jangkar. Contohnya menyambungkan antara rantai jangkar, dan menyambungkan antara rantai jangkar dan jangkar. Shackle  terbuat dari besi baja dengan angka breaking load yang tinggi sehingga kuat dipakai menjadi sambungan baik rantai maupun dengan jangkar.

Kalian perlu memahami betapa pentinganya fungsi dari segel jangkar. Tanpa alat ini atau bila ada kerusakan pada alat ini, maka dapat menyebabkan gagalnya sistem penjangkaran yang berimbas pada keselamatan pelayaran serta kerugian material. Contoh, putusnya alat ini yang disebabkan oleh pemilihan shackle yang tidak sesua dengan kebutuhan dapat menyebabkan jatuhnya jangkar ke dasar laut. Tanpa jangkar jelas kapal tidak akan bisa ditambatkan. Dengan demikian kapal akan mudah dibawa arus atau angin yang kencang.

Jenis Shackle Jangkar

Secara umum segel jangkar terdiri dari dua jenis yaitu joining shackle dan kenter shackle. Keduanya memiliki fungsi umum yang sama sebagaimana kita bahas di atas. Namun, keduanya memiliki bentuk dan melakukan peran yang berbeda.

Kita mulai dari bentuknya ya. Joining shackle berbentuk seperti huruf “D” atau bentuk omega. Huruf D tersebut sesungguhnya terdiri dari dua bagian komponen yaitu komponen yang berbentuk huruf “U” dan komponen pengunci yang berbentuk huruf “I”. Saat kedua komponen disatukan keduanya akan berbentuk huruf D.

Kenter shackle berbentuk seperti angka “8” (delapan) yang oval pada bagian luarnya. Jadi terlihat seperti bentuk elips yang memiliki dua lubang. Sama seperti joining shackle, kenter juga dapat dibongkar pasang.

Kenter shackle berfungsi sebagai penghubung atau menjadi sambungan antara satu rantai jangkar dengan rantai jangkar lainnya. Kenapa butuh kenter shackle? Kenapa dari awal tidak langsung dibelikan saja rantai jangkar dengan ukuran yang sesuai kebutuhan? Jawabannya adalah karena rantai jangkar dijual dalam satuan length, yaitu 27,5 meter. Sementara kebutuhan panjang jangkar tiap kapal berbeda-beda. Oleh panjang rantai jangkar dapat disesuaikan dengan cara menggabungkan beberapa length rantai jangkar.  

Joining shackle pada umumnya punya mempunyai dua fungsi. Pertama, sebagai penghubung atau penyambung antar rantai jangkar dan kedua, sebagai penyambung antara jangkar dengan rantai jangkar.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor jangkar kapal dan aksesoris jangkar kapal seperti rantai jangkar, swivel atau kili-kili, shackle, kenter jangkar, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. 

Kami juga merupakan distributor alat kapal, alat safety kapal, alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, wire rope, webbing sling, dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp atau (021) 690 530 atau email ke info@velascoindonesia.com

Tips Memilih Shackle Alat Lifting Serbaguna

Tips Memilih Shackle

Shackle adalah sebuah alat bantu yang berguna untuk menghubungkan beberapa alat lifting, misalnya rantai dengan rantai, atau antara rantai jangkar dengan jangkarnya. Mengingat shackle punya banyak sekali jenis, maka penting untuk mengetahui bagaimana tips memilih shackle yang baik dan benar.

Shackle terbuat dari berbagai jenis bahan, contohnya adalah alloy steel, carbon steel, mild steel, dan stainless steel tipe 304 & 316. Bahan-bahan ini teruji memiliki ketahanan yang tinggi sehingga tidak mudah patah.

Shackle punya bentuk seperti huruf “D” atau seperti simbol omega (atau tapal kuda). Namun demikian alat ini sebenarnya tersusun dari dua bagian yang bisa dibongkar pasang yaitu bagian “U” shape-nya dan bagian pengunci atau pin yang berbentuk huruf “I”.

Tips Memilih Shackle

Di pasaran banyak menawarkan berbagai produk shackle. Untuk memudahkan kalian memilih shackle yang tepat, berikut beberapa tips dalam memilih shackle:

  1. Pilih shackle yang sesuai dengan kebutuhan. Beban yang hendak diangkut, lokasi penggunaan shackle (apakah di laut lepas atau bukan), adalah beberapa contoh faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih shackle. Bacalah spesifikasi tentang ukuran dan kekuatan shackle sebelum membeli. 
  2. Pilih produk shackle yang menyertakan sertifikat peralatan. Sertifikasi ini penting sebab merupakan tanda kualitas suatu perangkat telah sesuai dengan standar-standar yang telah disepakati baik nasional maupun internasional.
  3. Pilih shackle dari distributor alat industri dan perkapalan yang tepat. Caranya yaitu, perhatikanlah riwayat penjualan distributor tersebut. Distributor yang berkualitas tentunya memiliki banyak riawayat penjualan yang disertai dengan testimoni yang baik dari para pelanggannya.
  4. Pastikan shackle yang kalian pilih mempunyai garansi dari distributor.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA jual berbagai alat lifting seperti shackle, wire rope sling, webbing sling, chain sling, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. 

Kami juga merupakan distributor alat kapal, alat safety kapal, alat lifting, tali mooring, tali tambang, dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp atau (021) 690 530 atau email ke info@velascoindonesia.com

Jenis Aksesoris Jangkar, Wajib Tahu!

Jenis Aksesoris Jangkar

Aksesoris jangkar adalah perangkat yang melengkapi jangkar agar dapat bekerja dalam sistem penjangkaran kapal atau penambatan kapal. Setidaknya ada 5 jenis aksesoris jangkar yang umum digunakan, terutama pada kapal-kapal besar. Apa aja ya? Yuk baca terus artikel ini.

Berikut beberapa jenis aksesoris jangkar yang perlu kita ketahui.

Jenis Akesoris Jangkar: Rantai Jangkar

Rantai jangkar merupakan rantai yang menghubungkan jangkar dengan badan kapal. Dengan menggunakan rantai, jangkar dapat dengan mudah dinaikan atau diturunkan diturunkan dari badan kapal. Putusnya rantai jangkar dapat menyebabkan jangkar terjun bebas ke air.

Rantai jangkar pada kapal kecil dan kapal besar berbeda. Kapal besar biasanya menggunakan rantai jangkar yang disertai stud link. Kapal sedang menggunakan rantai jangkar biasa. Sama halnya dengan kapal kecil. Bahkan kapal kecil yang tidak digunakan untuk berpergian terlalu jauh (dan tidak ke arus yang deras) juga bisa menggunakan tali tambang sebagai pengganti rantai jangkar.

Semakin besar ukuran dan bobot kapal, maka semakin besar ukuran dan bobot jangkar, sehingga semakin besar pula ukuran rantai jangkar yang digunakan.

Jenis Aksesoris Jangkar: Kenter Jangkar

Kenter jangkar merupakan aksesoris jangkar yang berguna sebagai penyambung rantai jangkar yang satu dengan yang lain. bentuknya pun mirip, seperti mata rantai jangkar dengan stud link. Bedanya, kenter jangkar dapat dibongkar pasang. Alat ini terbuat dari besi yang kuat dan tahan korosi. Ukurannya bergantung pada ukuran rantai jangkar yang digunkan.

Jenis Aksesoris Jangkar: Shackle Jangkar / Joining Shackle

Joning shackle atau segel atau shackle jangkar memiliki fungsi yang mirip dengan kenter shackle. Aksesoris jangkar ini bisa digunakan untuk menyambungkan dua rantai jangkar. Tapis selain itu, shackle jangkar ini juga bisa dipakai untuk menghubungkan akesoris jangkar yang lain seperti swivel dengan jangkar kapal, atau rantai dengan jangkar kapal, dll. Alat ini terbuat dari besi yang kuat dan tahan korosi. Ukurannya bergantung pada ukuran rantai jangkar yang digunkan.

Jenis Aksesoris Jangkar: Swivel Piece atau Kili-kili

Swievel Piece atau kili kili merupakan aksesoris jangkar yang berfungsi agar rantai jangkar tidak kusut atau terbelit saat jangkar dinaikkan atau diturunkan dari badan kapal. Alat ini terbuat dari besi kuat seperti dari stainless steel atau galvanis dan tahan korosi dan bentuknya yaitu di bagian tengah terdapat poros yang dapat berputar.

Cara pakainya adalah dengan mengaitkan swivel piece pada bagian kepala jangkar.  Ujung satunya lagi dipasang pada mata rantai jangkar terakhir. Dengan begitu jangkar dan rantai akan saling terhubung, dan apabila jangkar berputar, rantai tidak ikut berputar, sehingga potensi twist dapat diminimalisir.

Jenis Aksesoris Jangkar: Alat Penarik Jangkar

Seperti namanya, alat penarik jangkar atau windlass berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan jangkar kapal. Ketika jangkar ditarik, maka alat ini juga punya fungsi sebagai tempat menyimpan rantai dan jangkar kapal selama tidak digunakan.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor jangkar kapal dan aksesoris jangkar kapal seperti rantai jangkar, swivel atau kili-kili, shackle, kenter jangkar, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. 

Kami juga merupakan distributor alat kapal, alat safety kapal, alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, wire rope, webbing sling, dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp atau (021) 690 530 atau email ke info@velascoindonesia.com

Kekuatan Rantai Jangkar Kapal Laut

Kekuatan Rantai Jangkar

Dalam tulisan berikut, kami akan mengangkat topik tentang salah satu alat kapal yang fungsinya cukup vital yaitu rantai jangkar. Mengapa vital? Sebab rantai jangkar atau anchor chain berfungsi untuk menghubungkan alat penarik jangkar (windlass) yang terkait pada badan kapal dengan jangkar. Hal yang perlu diperhatikan terkait alat ini adalah kekuatan rantai jangkar yang harus disesuaikan dengan jenis kapal, berat jangkar, dan beberapa faktor lain.

Sesuai dengan standar industri, rantai jangkar terbuat dari baja yang kuat dan berdaya tahan tinggi.  Di kapal besar rantai jangkar diberi tambahan stud link pada setiap mata rantainya agar semakin kuat dan tidak mudah twist atau terlilit.

Untuk dapat memilih rantai jangkar yang sesuai dengan kebutuhan, terlebih dahulu diasarankan untuk dapat menghitung kekuatan rantai jangkar.

Cara Singkat Mengetahui Kekuatan Rantai Jangkar

Kekuatan rantai jangkar harus disesuaikan dengan beberapa aspek atau faktor. Diantaranya yaitu

  • jenis kapal
  • ukuran kapal
  • jenis jangkar
  • dan lain sebagainya.

Sederhananya, kapal besar, membutuhkan jangkar yang besar. Oleh karena itu membutuhkan rantai jangkar dengan kekuatan yang lebih besar juga.

Di pasaran, rantai jangkar dengan tipe stud link, atau stud link anchor chain, dijual dengan berbagai grade. Di antaranya yaitu grade U1, U2, U3. Grade U2 dan U3 merupakan grade yang paling banyak digunakan.

Sebagai catatan untuk diperhatikan; semakin tinggi angka grade-nya artinya kepadatan materialnya juga semakin tinggi. Dengan begitu kekuatannya juga semakin tinggi. Tetapi perlu diingat, hal ini tidak berarti rantai jangkar yang paling kuat merupakan pilihan terbaik. Mengapa begitu? Sebab belum tentu cocok dengan jenis kapal dan jangkar yang akan Anda pakai.

Salah satu tips cepat untuk dapat menghitung kekuatan rantai jangkar yaitu dengan membaca informasi spesifikasi produk yang tertera dan disediakan oleh produsen pembuat rantai tersebut. Semua alat rigging yang bermutu dipasarkan, termasuk rantai, sudah seharusnya dilengkapi dengan informasi spesifikasi alat yang jelas dan mudah dibaca.  Tujuannya agar pembelinya dapat mengetahui kekuatan dan spesifikasi lain dari alat kapal atau alat rigging yang hendak dipilih dan dibelinya.

Informasi spesifikasi alat umunya berbetuk tabel spesifikasi. Dalam tabel tersebut, tertera informasi-informasi seperti diameter rantai jangkar, proof load serta breaking load dari rantai jangkar. Proof load merupakan informasi nilai beban yang diaplikasikan pada rantai untuk menguji kekuatannya. Breaking load merupakan nilai beban maksimum yang diaplikasikan pada rantai.       

Tabel tersebut hanya menginformasikan kekuatan rantai jangkar, namun apakah sesuai dengan kebutuhan kapal Anda? Nah untuk mengetahui rantai yang Anda butuhkan, Anda perlu menghitung equipment number. Berdasarkan BKI 2009 Volume II section 14.A.3, equipment number dapat dihitung dengan rumus:

Equipment Number = Z = Δ2/3 + 2. B.h + A/10

Dengan begitu dapat diketahui spesifikasi rangkaian jangkar yang kalian butuhkan seperti berat jangkar, tipe jangkar, panjang rantai jangkar, diameter rantai jangkar, panjang tali tarik, panjang tali tambat, dll.

Supaya tidak salah pilih, Anda sebaiknya mengkonsultasikan kebutuhan Anda dengan distributor jangkar kapal yang terpercaya yaitu tentu saja Velasco Indonesia.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor jangkar kapal dan aksesoris jangkar kapal seperti rantai jangkar, swivel atau kili-kili, shackle, kenter jangkar, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. 

Kami juga merupakan distributor alat kapal, alat safety kapal, alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, wire rope, webbing sling, dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp atau (021) 690 530 atau email ke info@velascoindonesia.com

Tips Memilih Jangkar untuk Kapal Anda

Tips Memilih Jangkar

Kalau diibaratkan ada gula ada semut, maka bisa dibilang ada kapal ada jangkar. Sebab setiap kapal wajib memiliki jangkar untuk menambatkan kapalnya supaya bisa diam di satu titik walau ada terpaan angin atau arus kencang. Nah jangkar itu sendiri punya banyak jenis. Sudah tahu belum bagaimana tips memilih jangkar yang baik dan benar?

Jangkar memiliki banyak jenis serta ukuran. Menentukan jangkar yang cocok untuk kapal Anda adalah hal yang sangat penting. Bayangkan Anda memakai jangkar yang terlalu kecil atau ringan misalnya, hasilnya kapal Anda tidak dapat tertambat dengan baik. Atau kalau Anda memilih jangkar yang terlalu berat, maka akan menyulitkan penyimpanan di kapal Anda, bisa-bisa kapal Anda jadi oleng. Hmm.. jangan sampai ini terjadi pada kapal Anda ya.

Beberapa jenis kapal sebaiknya memiliki dua jangkar, disarankan yang jenisnya berbeda (namun sesuaikan dengan kebutuhan Anda ya). Selain bisa digunakan sebagai jangkar cadangan, dua jangkar yang berbeda juga bisa digunakan di dua kondisi yang berbeda pula.

Tips Memilih Jangkar

  • Sesuaikan dengan kapal Anda. Ukuran, berat dan jenis kapal Anda mempengaruhi jangkar mana yang akan digunakan. Berikut ini adalah contoh tabel yang menunjukkan ukuran kapal dengan kebutuhan ukuran jangkar.
  • Sesuaikan dengan aktivitas kapal Anda. Ke mana kapal Anda akan berlabuh juga menentukan jangkar mana yang tepat. Sebab ada jangkar yang cocok untuk permukaan laut yang berlumpur, ada yang cocok untuk permukaan laut berbatu. Jadi sebaiknya Anda kenali beberapa jenis jangkar yang ada supaya bisa memilih jangkar yang pas.
  • Sesuaikan dengan cuaca di area kapal Anda beraktivitas. Berlabuh di teluk yang tenang tentu berbeda dengan berlabuh di lepas pantai. Perhatikan juga cuaca yang sering terjadi di dermaga atau titik labuh lainnya. Kencangnya angin dan arus membuat Anda memerlukan jangkar yang ekstra berat.
  • Pilih distributor jangkar kapal yang terpercaya. Distributor jangkar yang baik akan membantu Anda menemukan jangkar yang cocok, bukannya hanya mementingkan keuntungan mereka semata. Pastikan juga jangkar yang Anda beli dilengkapi dengan sertifikat (cocokkan nomor sertifikat dengan nomor di fisik jangkar) untuk memastikan keasliannya. Jangan sampai tertipu distributor nakal.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor jangkar kapal dan aksesoris jangkar kapal seperti rantai jangkar, swivel atau kili-kili, shackle, kenter jangkar, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. 

Kami juga merupakan distributor alat kapal, alat safety kapal, alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, wire rope, webbing sling, dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp atau (021) 690 530 atau email ke info@velascoindonesia.com

Serba Serbi Jangkar Kodok

Serba Serbi Jangkar Kodok

Ada yang tahu jangkar kodok? Kodok yang mukanya seperti jangkar. Bukan. Jangkar kodok merupakan salah satu jenis jangkar kapal laut yang sudah umum digunakan ya. Berikut beberapa informasi atau serba serbi alat kapal jangkar kodok yang bisa kita pelajari.

Jangkar kodok merupakan salah satu jenis stockless hall anchor. Sebab bentuk jangkar ini tidak memiliki stock. Bentuk atau desain jangkar terbagi dalam dua bagian besar yaitu bagian badan jangkar dan bagian lengan jangkar yang dihubungkan oleh sebuah engsel.

Material pembentuknya dari baja yang kuat dan berat. Sehingga cocok dan sering digunakan kapal-kapal laut denga ukuran dan tonase yang besar sebagai jangkar haluan.

Kelebihan Jangkar Kodok

Jangkar kodok memiliki beberapa keunggulan saat digunakan. Apa saja. Berikut beberapa di antaranya:

  • Bentuk jangkar kodok cukup sederhana. Jadi memudahkan operator saat digunakan.
  • Desain jangkar kodok memungkinkan jenis jangkar ini untuk diaplikasikan atau dipakai di berbagai jenis kapal laut pada perairan yang dasar lautnya berlumpur, berpasir, berkarang ataupun berbatu.
  • Dengan bentuk bagian bawah jangkar yang besar dan kuat, jangkar kodok tahan jika bertubrukan dengan karang-karang laut.
  • Di daerah dasar laut yang berpasir, jangkar kodok dapat steady atau kokoh menahan badan kapal hingga posisinya tidak berubah.
  • Daya kait atau cengkaram jangkar kodok sangat baik di daerah perairan denga dasar lumpur dan pasir

Kelemahan Jangkar Kodok

Meskipun memiliki beberapa keunggulan, jangkar kodok memiliki beberapa poin minus. Apa saja? Berikut di antaranya:

  • Jangkar kodok tidak mudah dilepaskan dalam kondisi sangat terkait jika diturunkan di posisi atau lokasi yang salah. Sebab jenis jangkar ini tidak mempunyai lengan pemisah antara bagian lengan jangkar dan bagian mahkota atau cakar jangkar.
  • Jangkar kodok juga tidak mudah ditarik jika bagian mahkota atau cakarnya terlalu dalam menggaruk pasir atau lumpur pada dasar laut. Kejadian ini umumnya disebabkan oleh jangkar ini tertarik oleh badan kapal saat terjadi gelombang besar atau angin kencang.

Saat digunakan, jangkar tidak bekerja sendiri. Dibutuhkan beberapa aksesoris jangkar, yaitu alat penarik jangkar kapal atau windlass, rantai jangkar, kenter jangkar, swivel piece atau kili-kili, dan shackle jangkar.

Fungsi Webbing Sling di Dunia Rigging

Teman-teman tahu apa itu rigging? Atau, kenal tidak dengan alat atau perangkat yang disebut webbing sling? Keduanya berkaitan lho. Bagi teman-temanyang bekerja di industri konstruksi atau yang berkaitan dengan alat atau benda atau barang-barang berat harusnya tahu ya kedua hal tersebut.

Rigging dan Alat Rigging

Ok. Pertama, apa itu ringing? Rigging adalah suatu cara, pekerjaan atau metoda yang berkaitan dengan penanganan terhadap benda, barang atau material besar dan berat dengan menggunakan berbagai macam jenis tali seperti serat sintetik, tali serat baja, rantai maupun sling. Cara, pekerjaan atau metode yang dimaksud itu yaitu lashing, lifting, mooring, towing dan sejenisnya.

Dalam melakukan rigging tentunya butuh peralatan pendukung yang disebut alat rigging. Alat rigging pada umunya dikenal juga sebagai alat bantu ataupun aksesoris. Salah satu alat rigging adalah webbing sling.

Selain webbing sling, terdapat dua jenis sling yang sudah dikenal dalam dunia rigging yaitu chain sling dan wire rope sling. Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan karateristik material dan bentuknya.

Apa sih fungsi webbing sling di dunia rigging? Yuk, kenali fungsi webbing sling di dunia rigging melalui artikel singkat berikut!

Jenis dan Fungsi Webbing Sling

Seperti sling pada umumnya dalam dunia rigging, webbing sling berfungsi sebagai tali penghubung atau pengait yang dipasang untuk mengikat barang, alat atau beban saat lashing, lifting, mooring, towing dan sejenisnya. Itu fungsi umumnya ya. Fungsi khusus atau spesifiknya begantung pada karateristik material dan bentuk webbing sling.

Berdasarkan bahan pembuatannya, webbing sling dapat dibagi dalam beberapa macam yaitu:

  • Webbing sling kevlar terbuat dari bahan kevlar
  • Webbing sling nilon terbuat dari bahan nilon
  • Webbing sling polypropylene: terbuat dari bahan polyproylene
  • Webbing sling polyester terbuat dari bahan polyester

Berikut bebrapa macam webbing sling berdasarkan bentuknya berikut dengan fungsinya dalam dunia rigging:

  • Endless webbing Sling: berbentuk bulat/melingkar sehingga tidak memiliki ujung. Jenis ini dipakai untuk lifting.
  • Eye webbing sling: mempunyai ujung dan bentuknya seperti chain dan wire rope sling yaitu pada kedua ujung dijahit hingga memiliki lingkaran kecil. Jenis ini dipakai untuk lashing dan lifting.
  • Round Webbing Sling: berbentuk bulat/melingkar yang dijahit dengan lapisan pembungkus dari material sejenis. Jenis ini dipakai untuk lashing dan lifting.

Webbing sling ini juga merupakan salah satu alat kapal lho. Sebab dunia perkapalan memang erat kaitannya dengan dunia rigging. Jadi tidak heran alat ini banyak dipakai juga di kapal.

Tips Pasang Kenter Jangkar Kapal

Semuanya tentu tahu dong apa itu jangkar? Oh yang suka buat diadu itu. Bukan! Itu jangkrik. Jangkar merupakan alat yang dipakai di kapal sebagai penambat atau pemberat agar kapal tidak kemana-kemana saat kena angin atau gelombang.

Jangkar sebenarnya merupakas satu kesatuan perangkat. Maksudnya adalah jangkar memiliki beberapa bagian atau aksesoris yang berfungsi untuk membantu kerjanya sebagai penambat kapal. Nah, salah satunya adalah kenter jangkar kapal. Alat ini memiliki peranan penting dalam fungsi jangkar. Oleh karena itu tidak bisa asal pasang yah. Berikut beberapa tips pasang kenter jangkar kapal yang benar ya. Eh tapi sebelumnya yuk kenalan dulu dengan kenter jangkar.

Apa Itu Kenter Jangkar Kapal

Seperti sudah dulas di atas kenter jangkar merupakan salah satu part atau aksesoris dari jangkar. Bentuk alat ini elips atau bulat lonjong yang memiliki sambungan atau stud pada bagian tengahnya.

Kenter jangkar berfungsi sebagai penyambung atau penghubung antar rantai jangkar atau ranti jangkar dengan shackle jangkar. Stud pada bagian tengah alat ini berfungsi agar rantai yang dihubungkan oleh kenter tidak twist atau tidak mudah berputar dan terlilit saat digunakan.

Kenter jangkar bukan sebuah alat atau benda yang utuh. Alat ini terdiri dari empat bagian. Kenapa dibagi-bagi? Sebab jika alat ini merupakan benda yang utuh atau kaku, bagaimana caranya supaya bisa menyambungkan antar rantai atau rantai dengan shackle? Keempat bagian dari alat ini dapat dilepas atau dipisah-pisah. Oleh karena bisa lepas-lepas bagiannya, maka alat ini menjadi fleksibel dalam penggunaanya.

Gambar di atas menunjukan bagian-bagian dari kenter jangkar. Alat ini dapat dibagi dala empat bagian yaitu:

  • Bagian A yaitu taper pin dan lead pellet
  • Bagian B yaitu stud atau center chock
  • Bagian C dan D yaitu shackle kenter halves

Tips Pasang Kenter Jangkar Kapal

Perlu diingat bahwa kenter jangkar tidak bisa asal dipasang atau dilepas. Proses pemasangan atau pelepasan alat ini secara tidak benar akan dapat mengakibatkan kerusakan pada alat ini. Berikut beberapa tips memasang kenter jangkar kapal:

  1. Bagian A merupakan bagian pertama yang dilepaskan. Caranya yaitu dengan didorong menggunakan palu dan besi kecil panjang (seperti paku atau sejenisnya).
  2. Kemudian, bagian B diketok palu atau alat pemukul lainnya secara perlahan agar dapat terlepas.  
  3. Bagian C dan D kemudian dilepaskan denngan cara dipukul juga secara perlahan menggunakan palu dari arah samping. Arah nya harus sesuai dengan petunjuk.
  4. Kemudian kaitkan ujung rantai, swivel, atau shackle jangkar ke bagian C dan D. Lalu satukan kedua bagian tersebut.
  5. Pukul kembali kedua bagian tersebut secara perlahan agar dapat disatukan atau dikunci lagi.
  6. Lalu, pasang kembali stud atau bagian B pada bagian tengah sesuai tempatnya.
  7. Untuk mengunci semua bagian yang telah terpasang, pasang kembali taper pin dan lead pellet (bagian A).
  8. Lem atau perekat seperti wirelock, dapat digunakan untuk membuat sambungan di bagian A menjadi lebih kuat.

Yuk simak video berikut ini untuk lebih jelasnya ya.