Jenis Aksesoris Jangkar, Wajib Tahu!

Jenis Aksesoris Jangkar

Aksesoris jangkar adalah perangkat yang melengkapi jangkar agar dapat bekerja dalam sistem penjangkaran kapal atau penambatan kapal. Setidaknya ada 5 jenis aksesoris jangkar yang umum digunakan, terutama pada kapal-kapal besar. Apa aja ya? Yuk baca terus artikel ini.

Berikut beberapa jenis aksesoris jangkar yang perlu kita ketahui.

Jenis Akesoris Jangkar: Rantai Jangkar

Rantai jangkar merupakan rantai yang menghubungkan jangkar dengan badan kapal. Dengan menggunakan rantai, jangkar dapat dengan mudah dinaikan atau diturunkan diturunkan dari badan kapal. Putusnya rantai jangkar dapat menyebabkan jangkar terjun bebas ke air.

Rantai jangkar pada kapal kecil dan kapal besar berbeda. Kapal besar biasanya menggunakan rantai jangkar yang disertai stud link. Kapal sedang menggunakan rantai jangkar biasa. Sama halnya dengan kapal kecil. Bahkan kapal kecil yang tidak digunakan untuk berpergian terlalu jauh (dan tidak ke arus yang deras) juga bisa menggunakan tali tambang sebagai pengganti rantai jangkar.

Semakin besar ukuran dan bobot kapal, maka semakin besar ukuran dan bobot jangkar, sehingga semakin besar pula ukuran rantai jangkar yang digunakan.

Jenis Aksesoris Jangkar: Kenter Jangkar

Kenter jangkar merupakan aksesoris jangkar yang berguna sebagai penyambung rantai jangkar yang satu dengan yang lain. bentuknya pun mirip, seperti mata rantai jangkar dengan stud link. Bedanya, kenter jangkar dapat dibongkar pasang. Alat ini terbuat dari besi yang kuat dan tahan korosi. Ukurannya bergantung pada ukuran rantai jangkar yang digunkan.

Jenis Aksesoris Jangkar: Shackle Jangkar / Joining Shackle

Joning shackle atau segel atau shackle jangkar memiliki fungsi yang mirip dengan kenter shackle. Aksesoris jangkar ini bisa digunakan untuk menyambungkan dua rantai jangkar. Tapis selain itu, shackle jangkar ini juga bisa dipakai untuk menghubungkan akesoris jangkar yang lain seperti swivel dengan jangkar kapal, atau rantai dengan jangkar kapal, dll. Alat ini terbuat dari besi yang kuat dan tahan korosi. Ukurannya bergantung pada ukuran rantai jangkar yang digunkan.

Jenis Aksesoris Jangkar: Swivel Piece atau Kili-kili

Swievel Piece atau kili kili merupakan aksesoris jangkar yang berfungsi agar rantai jangkar tidak kusut atau terbelit saat jangkar dinaikkan atau diturunkan dari badan kapal. Alat ini terbuat dari besi kuat seperti dari stainless steel atau galvanis dan tahan korosi dan bentuknya yaitu di bagian tengah terdapat poros yang dapat berputar.

Cara pakainya adalah dengan mengaitkan swivel piece pada bagian kepala jangkar.  Ujung satunya lagi dipasang pada mata rantai jangkar terakhir. Dengan begitu jangkar dan rantai akan saling terhubung, dan apabila jangkar berputar, rantai tidak ikut berputar, sehingga potensi twist dapat diminimalisir.

Jenis Aksesoris Jangkar: Alat Penarik Jangkar

Seperti namanya, alat penarik jangkar atau windlass berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan jangkar kapal. Ketika jangkar ditarik, maka alat ini juga punya fungsi sebagai tempat menyimpan rantai dan jangkar kapal selama tidak digunakan.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor jangkar kapal dan aksesoris jangkar kapal seperti rantai jangkar, swivel atau kili-kili, shackle, kenter jangkar, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. 

Kami juga merupakan distributor alat kapal, alat safety kapal, alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, wire rope, webbing sling, dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp atau (021) 690 530 atau email ke info@velascoindonesia.com

Kekuatan Rantai Jangkar Kapal Laut

Kekuatan Rantai Jangkar

Dalam tulisan berikut, kami akan mengangkat topik tentang salah satu alat kapal yang fungsinya cukup vital yaitu rantai jangkar. Mengapa vital? Sebab rantai jangkar atau anchor chain berfungsi untuk menghubungkan alat penarik jangkar (windlass) yang terkait pada badan kapal dengan jangkar. Hal yang perlu diperhatikan terkait alat ini adalah kekuatan rantai jangkar yang harus disesuaikan dengan jenis kapal, berat jangkar, dan beberapa faktor lain.

Sesuai dengan standar industri, rantai jangkar terbuat dari baja yang kuat dan berdaya tahan tinggi.  Di kapal besar rantai jangkar diberi tambahan stud link pada setiap mata rantainya agar semakin kuat dan tidak mudah twist atau terlilit.

Untuk dapat memilih rantai jangkar yang sesuai dengan kebutuhan, terlebih dahulu diasarankan untuk dapat menghitung kekuatan rantai jangkar.

Cara Singkat Mengetahui Kekuatan Rantai Jangkar

Kekuatan rantai jangkar harus disesuaikan dengan beberapa aspek atau faktor. Diantaranya yaitu

  • jenis kapal
  • ukuran kapal
  • jenis jangkar
  • dan lain sebagainya.

Sederhananya, kapal besar, membutuhkan jangkar yang besar. Oleh karena itu membutuhkan rantai jangkar dengan kekuatan yang lebih besar juga.

Di pasaran, rantai jangkar dengan tipe stud link, atau stud link anchor chain, dijual dengan berbagai grade. Di antaranya yaitu grade U1, U2, U3. Grade U2 dan U3 merupakan grade yang paling banyak digunakan.

Sebagai catatan untuk diperhatikan; semakin tinggi angka grade-nya artinya kepadatan materialnya juga semakin tinggi. Dengan begitu kekuatannya juga semakin tinggi. Tetapi perlu diingat, hal ini tidak berarti rantai jangkar yang paling kuat merupakan pilihan terbaik. Mengapa begitu? Sebab belum tentu cocok dengan jenis kapal dan jangkar yang akan Anda pakai.

Salah satu tips cepat untuk dapat menghitung kekuatan rantai jangkar yaitu dengan membaca informasi spesifikasi produk yang tertera dan disediakan oleh produsen pembuat rantai tersebut. Semua alat rigging yang bermutu dipasarkan, termasuk rantai, sudah seharusnya dilengkapi dengan informasi spesifikasi alat yang jelas dan mudah dibaca.  Tujuannya agar pembelinya dapat mengetahui kekuatan dan spesifikasi lain dari alat kapal atau alat rigging yang hendak dipilih dan dibelinya.

Informasi spesifikasi alat umunya berbetuk tabel spesifikasi. Dalam tabel tersebut, tertera informasi-informasi seperti diameter rantai jangkar, proof load serta breaking load dari rantai jangkar. Proof load merupakan informasi nilai beban yang diaplikasikan pada rantai untuk menguji kekuatannya. Breaking load merupakan nilai beban maksimum yang diaplikasikan pada rantai.       

Tabel tersebut hanya menginformasikan kekuatan rantai jangkar, namun apakah sesuai dengan kebutuhan kapal Anda? Nah untuk mengetahui rantai yang Anda butuhkan, Anda perlu menghitung equipment number. Berdasarkan BKI 2009 Volume II section 14.A.3, equipment number dapat dihitung dengan rumus:

Equipment Number = Z = Δ2/3 + 2. B.h + A/10

Dengan begitu dapat diketahui spesifikasi rangkaian jangkar yang kalian butuhkan seperti berat jangkar, tipe jangkar, panjang rantai jangkar, diameter rantai jangkar, panjang tali tarik, panjang tali tambat, dll.

Supaya tidak salah pilih, Anda sebaiknya mengkonsultasikan kebutuhan Anda dengan distributor jangkar kapal yang terpercaya yaitu tentu saja Velasco Indonesia.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor jangkar kapal dan aksesoris jangkar kapal seperti rantai jangkar, swivel atau kili-kili, shackle, kenter jangkar, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. 

Kami juga merupakan distributor alat kapal, alat safety kapal, alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, wire rope, webbing sling, dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp atau (021) 690 530 atau email ke info@velascoindonesia.com

Fungsi dan Jenis Lampu Tongkang

Setiap kapal harus dilengkapi dengan system untuk memperlancar operasi di laut. Salah satu regulasi yang mengatur ini adalah COLREGS ( International Regulations for Preventing Collisions at Sea). Regulasi ini mengatur pemasangan dan standar peralatan navigasi si kapal untuk mencegah terjadinya tubrukan antara dua kapal atau lebih. Ada banyak fungsi dan jenis lampu tongkang, masing masing dipakai secara berbeda.

fungsi dan jenis lampu tongkang

Fungsi dan Jenis Lampu Tongkang

  • Steering and sailing rules

Ini adalah aturan ketika kapal sedang beroperasi. Di dalamnya mencakup cara mendahului kapal lain, ketika berpapasan dengan kapal lain, ketika berada pada daerah dengan jarak pandang terbatas, cara –cara pemberian jalan untuk kapal lain, dan sebagainya.

Lights and shapes

Banyak sekali jenis dan bentuk lampu tongkang yang ada. Ini ada beberapa:

  • Lights (penandaan pada malam hari) Untuk kapal L > 50 m
  • Jarak pandang masthead light 6 mil, dan untuk lampu lainya dengan jarak pandang 3 mil Untuk kapal 12 m < L < 50 m
  • Jarak pandang mast head light 5 mil, dan untuk lampu lainya dengan jarak pandang 2 mil Untuk pemasangan lampu navigasi pada kapal dijelaskan pada gambar berikut:
  •  Sidelight: merah untuk Ps dan hijau untuk SB Pemasangan lampu ini harus mencakup jarak pandang masing-masing 112.50 dari center line.
  •  All-round light: warna putih

Pemasangan lampu dapat terlihat dengan jangkauan 3600

  • Masthead lights: warna putih Pemasangan lampu dengan kemampuan penynaran menerus dengan sudut 2250
  • Shapes (penanda pada siang hari di kapal tongkang)
Tanda ini berupa ball, cone, diamond, cilynder, dan triangle. Pemasanganya dikombinasikan sehingga dapat diliat oleh kapal lain agar kondisi kapal dapat dimengerti oleh kapal lain.
Sound signal
Setiap kapal dilengkapi dengan bel dengan bunyi yang sangat keras yang digunakan untuk member tanda kepada kapal lain. Pemberian tanda ini berupa kode atau sandi yang telah ditetapkan standarnya secara internasional.
Itulah beberapa fungsi dan jenis lampu tongkang. Velasco Indonesia adalah distributor beraneka peralatan kapal, dan marine equipment. Bila Anda tertarik silahkan email kami info@velascoindonesia.com atau kunjungi velasco indonesia

Lampu Navigasi Kapal Laut dan Jenisnya

Jenis lampu navigasi kapal laut ada beberapa macam. Lampu navigasi kapal laut adalah lampu yang dinyalakan dalam kondisi-kondisi:

  • Kapal beroperasi pada jam antara matahari terbenam hingga matahari terbit
  • Kapal beroperasi pada kondisi penglihatan sulit (gelap, hujan deras, dan lain-lain)
    lampu navigasi kapal laut

Lampu navigasi kapal laut dapat menunjukkan besar kapal, dari sudut mana seseorang melihat kapal tersebut, arah gerak kapal, dan apakah kapal tersebut terjangkar. Lampu navigasi kapal laut terdiri dari beberapa macam, antara lain:

  • All round white light: lampu ini perlu bersinar dengan sudut horizon 360o dengan jarak sekurangnya satu meter di atas sidelight, kurang lebih terletak di tengah kapal. Pencahayaan lampu ini tidak boleh terhalang benda-benda kapal. Bila ini tidak memungkinkan, atau bila cahaya lampu menghalangi pandangan operator, lampu ini dapat digantikan fungsinya dengan stern light yang dikombinasikan dengan masthead light.
  • Masthead light: lampu ini diharuskan untuk dimiliki oleh kapal-kapal yang panjangnya lebih dari 12 meter. Lampu ini bersinar dengan sudut horizon 255odiletakkan setidaknya satu meter di atas sidelight, dan di tengah kapal.
  • Stern light: diletakkan dekat buritan (stern), menghasilkan sinar dengan sudut horizon 135o
  • Side lights: kebanyakan kapal diharuskan memiliki port side light (warna merah) dan starboard side light (warna hijau) yang masing-masing bersinar dengan sudut horizon 112,5o.

Lampu navigasi standar (port light, starboard light, anchor light) perlu dinyalakan bersamaan dengan lampu yang digunakan untuk memberi sinyal aktivitas tertentu. Beberapa contoh sinyal lampu kapal yang digunakan untuk menunjukkan aktivitas:

  • Kapal yang sedang terjangkar
  • Kapal komersil yang sedang mencari ikan dengan metode lain selain menjaring: lampu merah di atas lampu putih
  • Kapal komersil yang mencari ikan dengan menjaring: lampu hijau di atas lampu putih
  • Kapal yang gerak manuvernya terbatas: lampu merah atau lampu putih di atas lampu merah
  • Kapal-kapal yang sedang melakukan aktivitas bawah laut seperti pengerukan tanah

Indikasi keterbatasan gerak manuver: lampu putih di atas lampu merah, ditambah
Penanda sisi yang aman untuk dilewati kapal lain: lampu hijau di atas lampu hijau pada sisi aman, dan
Penanda sisi yang tidak dapat dilewati akibat aktivitas kapal tersebut: lampu merah di atas lampu merah pada sisi yang tidak dapat dilewati

Velasco Indonesia adalah distributor peralatan kapal termasuk lampu navigasi kapal laut, GPS, jangkar, rantai jangkar dan alat safety. Silahkan kontak info@velascoindonesia.com atau kunjungi website Velasco Indonesia