Tips Pasang Kenter Jangkar Kapal

Semuanya tentu tahu dong apa itu jangkar? Oh yang suka buat diadu itu. Bukan! Itu jangkrik. Jangkar merupakan alat yang dipakai di kapal sebagai penambat atau pemberat agar kapal tidak kemana-kemana saat kena angin atau gelombang.

Jangkar sebenarnya merupakas satu kesatuan perangkat. Maksudnya adalah jangkar memiliki beberapa bagian atau aksesoris yang berfungsi untuk membantu kerjanya sebagai penambat kapal. Nah, salah satunya adalah kenter jangkar kapal. Alat ini memiliki peranan penting dalam fungsi jangkar. Oleh karena itu tidak bisa asal pasang yah. Berikut beberapa tips pasang kenter jangkar kapal yang benar ya. Eh tapi sebelumnya yuk kenalan dulu dengan kenter jangkar.

Apa Itu Kenter Jangkar Kapal

Seperti sudah dulas di atas kenter jangkar merupakan salah satu part atau aksesoris dari jangkar. Bentuk alat ini elips atau bulat lonjong yang memiliki sambungan atau stud pada bagian tengahnya.

Kenter jangkar berfungsi sebagai penyambung atau penghubung antar rantai jangkar atau ranti jangkar dengan shackle jangkar. Stud pada bagian tengah alat ini berfungsi agar rantai yang dihubungkan oleh kenter tidak twist atau tidak mudah berputar dan terlilit saat digunakan.

Kenter jangkar bukan sebuah alat atau benda yang utuh. Alat ini terdiri dari empat bagian. Kenapa dibagi-bagi? Sebab jika alat ini merupakan benda yang utuh atau kaku, bagaimana caranya supaya bisa menyambungkan antar rantai atau rantai dengan shackle? Keempat bagian dari alat ini dapat dilepas atau dipisah-pisah. Oleh karena bisa lepas-lepas bagiannya, maka alat ini menjadi fleksibel dalam penggunaanya.

Gambar di atas menunjukan bagian-bagian dari kenter jangkar. Alat ini dapat dibagi dala empat bagian yaitu:

  • Bagian A yaitu taper pin dan lead pellet
  • Bagian B yaitu stud atau center chock
  • Bagian C dan D yaitu shackle kenter halves

Tips Pasang Kenter Jangkar Kapal

Perlu diingat bahwa kenter jangkar tidak bisa asal dipasang atau dilepas. Proses pemasangan atau pelepasan alat ini secara tidak benar akan dapat mengakibatkan kerusakan pada alat ini. Berikut beberapa tips memasang kenter jangkar kapal:

  1. Bagian A merupakan bagian pertama yang dilepaskan. Caranya yaitu dengan didorong menggunakan palu dan besi kecil panjang (seperti paku atau sejenisnya).
  2. Kemudian, bagian B diketok palu atau alat pemukul lainnya secara perlahan agar dapat terlepas.  
  3. Bagian C dan D kemudian dilepaskan denngan cara dipukul juga secara perlahan menggunakan palu dari arah samping. Arah nya harus sesuai dengan petunjuk.
  4. Kemudian kaitkan ujung rantai, swivel, atau shackle jangkar ke bagian C dan D. Lalu satukan kedua bagian tersebut.
  5. Pukul kembali kedua bagian tersebut secara perlahan agar dapat disatukan atau dikunci lagi.
  6. Lalu, pasang kembali stud atau bagian B pada bagian tengah sesuai tempatnya.
  7. Untuk mengunci semua bagian yang telah terpasang, pasang kembali taper pin dan lead pellet (bagian A).
  8. Lem atau perekat seperti wirelock, dapat digunakan untuk membuat sambungan di bagian A menjadi lebih kuat.

Yuk simak video berikut ini untuk lebih jelasnya ya.

Apa Itu Chain Block?

Kita tentu tidak asing dengan rantai bukan? Rantai atau chain dapat kita temukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-sehari. Rantai dipakai dalam implementasi berbagai tugas atau pekerjaan. Nah, di dunia industri dikenal dengan istilah chain block. Apa Itu chain block?

Yuk Mengenal Apa Itu Chain Block

Chain block (hand chain hoist) adalah mekanisme angkut manual sederhana yang menggunakan rantai atau chain sebagai alat utama dan beberapa alat lain seperti puley (roll), roda gerigi (gear), dan pengait (hook block). Chain block adalah salah satu alat rigging serta alat kapal yang cukup populer digunakan.

Komponen Chain Block

Chain block dibuat untuk mampu mengangkat sejumlah alat besar dan berat yang dapat diangkat. Perangkat ini dibuat dari baja tahan lama dan bermutu tinggi agar mempunyai tingkat keamanan dan keandalan yang tinggi saat digunakan mengangkat beban berat hingga beberapa ton.
Umumnya, chain block dibagi dalam tiga kategori komponen yaitu: lifting chain dan hand chain, lifting mechanism, serta kait.

  • Hand chain dan lifting chain merupakan dua loop rantai pada chain block. Hand chain dipasang pada roda di lifting mechanism. Komponen ini ditarik dengan tangan untuk mengangkat beban pada saat proses angkat. Ada roda di dalam Lifting mechanism yang mempunyai kantong khusus. Fungsinya untuk memungkinkan hand chain dapat menggerakkan roda. Lifting chain juga berfungsi untuk memutar lifting mechanism. Pada bagian ujung rantai terdapat kait yang berfungsi sebagai tempat mengait lifting chain atau sling.
  • Kait juga dipasang di bagian atas chain block. Fungsinya untuk mengaitkan chain block ke penahan beban seperti langit-langit, sistem troli, atau konstruksi lain yang kuat. Umumnya kait yang dipakai adalah kait yang dapat berputar 360 derajat agar lebih mudah dipasang dan fleksibel saat dipakai.
  • Lifting mechanism merupakan komponen yang terdiri dari beberapa alal yaitu roda gigi, gandar, poros penggerak, roda gigi, dan sprocket. Terdapat rem rantai pada semua chain block yang berfungsi untuk mencegah beban tidak jatuh saat dioperasikan.

Penggunaan Chain Block

Chain block merupakan perangkat yang berukuran relatif sederhana sehingga cocok untuk berbagai jenis pengangkatan. Alat ini memiliki nilai beban angkat yang beragam, mulai dari 0,5 ton hingga puluhan ton. Pada umumnya perangkat ini dipakai pada pengangkatan rendah. Selain itu, juga dapat digunakan dengan hand overhead crane, fixed hoist crane dengan rel tunggal kecil dan lain-lain

Fungsi Chain Block di Dunia Rigging

Mengangkat beban dalam hitungan ton tentu tidak mudah, namun bukan berarti tidak mungkin dilakukan. Dengan alat chain block, kita dapat mengangkat beban beberapa ton secara manual. Secara sederhana, fungsi chain block adalah untuk menarik dan mengangkat barang super berat hingga 20 ton.

Untuk memungkinkan fungsi tersebut, alat rigging yang satu ini dibekali dengan komposisi katrol, gear (roda gerigi), rantai, dan terakhir ada hook di bagian ujung untuk dikaitkan dengan barang yang hendak diangkat. Ukuran chain block tidak terlalu besar, jadi fleksibel untuk dipindahkan ke beberapa tempat.

Fungsi Chain Block

Dengan fungsi tersebut, chain block (atau sering juga disebut dengan chain hoist) sangat banyak dipakai di dunia rigging. Rigging itu sendiri adalah kegiatan memindahkan barang berat dari satu titik ke titik lain. Karena barang yang diangkut berat, maka dibutuhkan alat rigging khusus. Misalnya ada crane, wire rope, dll. Nah, chain block adalah salah satu alat rigging yang banyak dipakai.

Jadi di dunia rigging, chain block digunakan untuk memindahkan barang-barang berat dalam ukuran kecil (misalnya karung beras, peti kemas kecil, dll) dari satu tempat ke tempat lain. Misalnya adalah dari gudang ke truk, atau dari truk ke kapal cargo, dll.

Chain block bekerja dengan prinsip katrol. Seperti yang dipelajari pada saat sekolah, sistem katrol memudahkan kita untuk mengangkat suatu barang yang berat jadi lebih ringan. Caranya adalah dengan membuat rangkaian tali (atau rantai) dan roda gerigi sedemikian rupa sehingga membuat beban yang diangkat jadi lebih ringan.

Demikian pula dengan chain block. Lebih jelasnya dapat dilihat pada video berikut ini.

Menggunakan chain block harus hati-hati. Karena kalau tidak, akan dapat membahayakan pemakainya dan merusak barang yang diangkut. Jadi sebelum memakai chain block, cek terlebih dahulu apakah komponen-komponennya dalam kondisi baik. Lalu pastikan juga barang yang diangkat tidak melebihi kapasitas maksimal dari chain block yang digunakan.

Tidak hanya itu, area di sekitar chain block juga harus kosong untuk memudahkan chain block menjalankan fungsinya dengan maksimal. Idealnya orang yang mengoperasikan alat ini sudah terlebih dahulu menjalani pelatihan supaya tahu mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Apa Itu Swivel Piece? Ini Dia Penjelasannya!

Kalian yang sudah malang melintang di dunia perkapalan tentu familiar dengan jangkar kapal. Alat kapal ini memungkinkan kapal diam di satu titik, tidak terbawa arus maupun angin yang berhembus. Nah setiap jangkar memiliki aksesoris jangkar kapal yang punya peranan masing-masing. Salah satunya adalah swivel piece atau sering juga disebut dengan istilah kili-kili.

Swivel piece sebenarnya adalah sambungan yang menghubungkan antara rantai dengan rantai atau dengan shackle, atau dengan jangkar, atau dengan alat kapal lain sesuai kebutuhan. Yang membuat alat ini istimewa adalah ia dapat mencegah terjadinya twist pada rantai jangkar. Swivel piece ini biasanya terbuat dari stainless steel.

Twist yang dimaksud adalah kondisi rantai terpelintir karena adanya arus bawah laut. Swivel piece memiliki desain yang dapat membuat satu sisinya diam ketika sisi lainnya bergerak. Jadi dengan alat ini, rantai akan dapat terhindar dari twist. Situasi twist sangat tidak baik karena dapat menghambat sistem penambatan kapal.

Swivel Piece Berbagai Ukuran

Kili-kili ini punya banyak jenis ukuran lho, misalnya 16MM, 19MM, 22MM, 28MM, 30MM, 32MM, 36MM, 40MM dan 42MM. Semua ukuran tersebut memiliki nilai safe working load (SWL) yang berbeda-beda. Jadi sebelum beli swivel piece, harus disesuaikan dengan rantai jangkar dan jangkar yang digunakan. Jangan sampai ukurannya terlalu besar atau terlalu ringan ya. Karena bisa berpotensi putus dan merusak rangkaian rantai jangkar.

Swivel Piece dan Aksesoris Jangkar Lainnya

Keberadaan swivel piece atau kili-kili ini tidak bisa dipisahkan dari aksesoris jangkar lainnya. Misalnya ada rantai jangkar, shackle jangkar, kenter jangkar, alat penarik jangkar atau windlass, dan jangkar itu sendiri. Semua aksesoris ini penting untuk menopang kerja sistem penambatan kapal supaya proses menaikkan dan menurunkan jangkar dapat berjalan dengan mulus.

Dari segi jenis hingga ukuran, semua alat tersebut harus disesuaikan agar cocok satu sama lain. Karena kalau ada satu saja aksesoris jangkar kapal yang terlalu kecil atau terlalu besar maka akan berpotensi mengganggu sistem jangkar dan juga membuat aksesoris jangkar lainnya lebih cepat rusak.

Jangan lupa untuk selalu beli swivel piece dari distributor yang terpercaya ya.