Tips Memilih Tali Baja Awas Salah Beli

Ada istilah, satu macam tali baja tidak dapat menyelesaikan semua jenis pekerjaan. Di berbagai jenis industri, kita sering menemukan penggunaan tali baja. Tali baja adalah sekumpulan urat baja atau besi (wire) yang dirajut atau dipilin sehingga membentuk strand. Anda harus mengerti cara memilih tali baja.

Tali baja digunakan di pekerjaan konstruksi, elevator, kerekan tambang, konveyor, suspensi jembatan, perkapalan, pertambangan, otomotif dan sebagainya. Tali baja yang digunakan berbeda-beda untuk setiap jenis pekerjaan. Jadi bagaimana cara memilih tali baja berkualitas? Tali baja yang asli pasti memiliki sertifikat. Jadi pastikan Anda melihat langsung sertifikat itu saat membeli tali baja. Berikut ini beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat membeli wire rope.  

Tali baja yang asli pasti memiliki sertifikat. Jadi pastikan Anda melihat langsung sertifikat itu saat membeli tali baja. Berikut ini beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat membeli wire rope.  

  • Pastikan Anda memilih distributor yang terpercaya, tali baja punya sertifikat sebagai bukti bahwa tali baja itu benar-benar asli.
  • Cek jenis dan ukuran tali baja yang sesuai dengan kebutuhan Anda, jangan sampai kekecilan atau terlalu besar.
  • Saat menerima tali baja, cek jenis serta ukuran dan sertifikatnya, apakah sudah sesuai dengan yang Anda pesan atau tidak.
  • Perhatikan putaran tali baja, jangan sampai renggang. Karena tali baja yang renggang saat dipotong maka ujungnya akan mudah buyar dan bakal cepat rusak.

Demikian tips memilih tali baja. Pastikan Anda mendapatkan produk tali baja berkualitas di Velasco Indonesia, distributor tali baja terbaik di Jakarta. Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada yang memiliki pelayanan terbaik. Kami juga menyediakan berbagai macam alat rigging. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Jenis Wire Rope dan Fungsinya

Wire rope adalah sebuah tali yang terbuat dari sekumpulan kawat baja yang dipilin sedemikian rupa sehingga membentuk seutas tali super kuat. Tali baja dipercaya dalam berbagai aplikasi lifting, towing dan lashing. Kekuatan wire rope atau nilai working load limit (WLL)-nya tinggi sehingga banyak dipakai dalam industri-industri yang berurusan dengan heavy lifting misalnya konstruksi, perkapalan, migas, cargo, tambang, otomotif, dan lain sebagainya. Namun wire rope yang digunakan untuk semua keperluan tersebut tidaklah sama karena ada banyak jenis wire rope di luar sana.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Materialnya

Ada banyak material yang bisa digunakan untuk membuat wire rope berikut ini beberapa yang populer atau banyak dijual di pasaran.

Ada banyak material yang bisa digunakan untuk membuat wire rope, berikut ini beberapa yang populer atau banyak dijual di pasaran.

  • Wire Rope Galvanis : Proses galvanisasi bertujuan untuk meningkatkan resistensi baja terhadap karat. Ada dua jenis galvanized wire yaitu:
    • Galvanized-to-finished size wire: Strandnya berasal dari jenis bright wire berdiameter kecil yang dilapisi bahan zinc hingga mencapai ukuran yang dibutuhkan.
    • Drawn galvanized wire: Mirip dengan galvanized-to-finished size wire tetapi pada proses akhir dilakukan penarikan atau dibuat lebih tegang sebelum mencapai diameter yang dibutuhkan. Proses penarikan membuat lapisan zinc pada strand lebih tipis.
  • Wire Rope Non Galvanis : Perbedaan galvanized dan ungalvanized wire rope adalah jenis yang satu ini tidak dilapisi zinc.
  • Stainless Steel Wire: Terbuat dari dua bahan paduan yaitu  Nikel (8%) dan Chromium (18%). Tali baja yang satu ini dikenal memiliki kekuatan anti karat / anti korosi yang tinggi.
  • Bright wire: Jenis tali baja ini terbuat dari kumpulan uncoated (bright) high-carbon steel wire atau strand yang diproses secara kimia. Proses kimia tersebut meyebabkan strand/wire memiliki ketahanan dan resistensi yang sesuai dengan standar industri serta kekuatan pegas yang baik.
  • Zinc Aluminum Alloy Wire: Jenis tali baja ini terbuat dari dua bahan logam lain yaitu Zinc dan Alumunium.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Kegunaannya

Berdasarkan kegunaan dan pengaplikasiannya, wire rope dapat dikategorikan dalam beberapa jenis yaitu:

  • Wire Rope Umum (General Purpose Wire Rope): Kegunaan dan pengaplikasian jenis tali baja ini sangat beragam dan aplikatif. Umumnya digunakan untuk aplikasi angkat, tarik dan ikat. Contohnya yaitu digunakan dalam proses pengangkatan container dan barang di pelabuhan peti kemas dan untuk menarik kendaraan pada mobil derek.
  • Wire Rope untuk Lift atau Elevator (Elevator Wire Rope): Kegunaan dan pengaplikasian jenis tali baja ini dapat dilihat pada lift atau elevator di mall dan gedung-gedung bertingkat. Jenis tali baja ini berkarakteristik lentur tetapi tetap kuat.
  • Wire Rope Performa Tinggi atau Super (High Performance Wire Rope): Jenis tali baja ini memiliki karakteristik sangat kuat (WLL tinggi) dan sangat lentur. Karakteristik ini dibuat untuk aplikasi pekerjaan-pekerjaan khusus dan ekstrem. Contohnya digunakan pada pendant crane dan konstruksi jembatan.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Konstruksinya

Konstruksi wire rope bisa dikategorikan dalam 5 jenis sebagai berikut:

  • Single layer: Contoh tali baja single layer yaitu 7 wire strand yang memiliki satu core dan enam strand dengan ukuran sama yang mengelilinginya. 
  • Seale: Memiliki dua lapisan. Setiap lapisan memiliki ukuran diameter yang sama. Jumlah strand pada lapisan dalam dan luar berjumlah sama tetapi ukuran diameter strand lapisan dalam lebih kecil dari diameter strand pada lapisan luar. Strand-strand pada lapisan luar diatur sedemikian sehingga berada di antara dua strand pada lapisan dalam.
  • Filler Wire: Jenis tali baja ini memiliki dua lapisan yaitu lapisan dalam dan luar yang memiliki ukuran diameter yang sama. Jumlah strand pada lapisan dalam berjumlah setengah dari jumlah lapisan luar. Rongga-rongga di antara kedua lapisan tersebut diisi dengan strand-strand berukuran diameter lebih kecil dari strand lapisan dalam dan memiliki jumlah yang sama dengan strand lapisan dalam. 
  • Warrington: Jenis tali baja ini memiliki dua lapisan yaitu lapisan luar dan dalam yang mengelilingi satu core. Lapisan dalam memiliki diameter strand yang sama. Lapisan luar terdiri dari dua jenis ukuran diameter; yang besar dan yang kecil. Strand besar pada lapisan luar diposisikan di lembah antara dua strand lapisan dalam. Strand kecil pada lapisan luar diposisikan di atas atau sebagai mahkota dari strand lapisan dalam.
  • Combined: Yaitu susunan tali baja yang merupakan kombinasi dari konstruksi-konstruksi di atas.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor wire rope berkualitas dengan pelayanan terbaik. Kami juga jual alat safety kapal, chemical product, dan lain sebagainya. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Aksesoris Tali Baja, Apa Saja?

Sebelum membahas aksesoris tali baja kita perlu tahu dulu informasi umum soal tali baja / wire rope.

Secara umum wire rope punya fungsi untuk aplikasi rigging seperti lifting, towing dan lashing. Namun kegunaan atau fungsi wire rope dapat dibagi menjadi 3 bagian seperti:

  • General Purpose Wire Rope: Yaitu wire rope yang paling banyak dipakai di berbagai industri umum. Misalnya untuk industri perikanan, peti kemas, atau yang lebih umum seperti menarik mobil derek.
  • Elevator Wire Rope: Yaitu wire rope yang digunakan khusus untuk kebutuhan elevator/lift (seperti yang ada di gedung-gedung bertingkat). Tali baja jenis ini harus memiliki WLL dan tingkat kelenturan yang tinggi.
  • High Performance Wire Rope: Yaitu wire rope dengan kekuatan yang super kuat dan hanya digunakan dalam pekerjaan ekstrim dan khusus seperti konstruksi jembatan dan pendant crane.

Aksesoris Tali Baja

Ada beberapa alat yang biasanya digunakan bersamaan dengan wire rope. Beberapa diantaranya adalah:

  • Wire clip atau kuku macan. Fungsinya adalah untuk membuat mata kawat seling, yaitu dengan melipat bagian ujung wire rope lalu memasang wire clip. Beberapa pabrikan ada yang sudah langsung menjual mata kawat seling dengan mechanical splice, bukan wire clip.
  • Thimble. Fungsinya untuk melindungi bagian lipatan wire rope saat dibentuk menjadi seling.
  • Shackle. Fungsinya adalah untuk mengaitkan kawat seling dengan komponen lainnya seperti dengan masterlink atau dengan alat lain.
  • Masterlink. Fungsinya menghubungkan beberapa rangkaian wire rope menjadi satu kemudian dikaitkan ke mesin pengangkut misalnya crane.

Nah demikian informasi mengenail wire rope dari kami. Bila anda membutuhkan kawat seling/wire rope berkualitas, Velasco Indonesia solusinya. Kami juga menjual berbagai peralatan kapal dan industri. Untuk mengetahui produk-produk lain kami, dapat mengunjungi website kami www.velascoindonesia.com

Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi kami melalui email cso@velascoindonesia.com