Arti Keselamatan dan Kesehatan Kerja

International Labour Organization (ILO) mendefinisikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai semua kondisi dan faktor yang dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan kerja bagi tenaga kerja maupun orang lain di tempat kerja. Untuk menopang K3, maka diperlukan alat safety yang memadai. PT Velasco Indonesia Persada merupakan distributor alat safety berkualitas dengan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan Anda.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Sebuah organisasi non-profit, The Forest Trust (TFT.org) mengartikan K3 sebagai semua aspek kesehatan dan keselamatan di tempat kerja dan berfokus pada pencegahan bahaya. K3 diatur dalam dalam sebuah sistem manajemen yang disebut Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3). Menurut TGT.org, SMK3 terdiri dari:
• Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah tentang mengikuti prosedur untuk mencegah kecelakaan, cedera atau sakit di tempat kerja.
• Pencegahan terhadap bahaya merupakan inti dari K3.
• Pencegahan meliputi identifikasi, penilaian dan pengendalian resiko K3.

Di Indonesia K3 diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 1/1970 tentang keselamatan kerja. Dalam UU tersebut tempat kerja didefinisikan sebagai sebagai ruangan atau lapangan, tertutup atau terbuka, bergerak atau tetap dimana tenaga kerja bekerja. Termasuk tempat kerja adalah semua ruangan, lapangan, halaman dan sekelilingnya yang merupakan bagian-bagian atau berhubungan dengan tempat kerja tersebut.

SMK3 juga berpengaruh terhadap sisi bisnis bagi sebuah perusahaan. Saat ini, para pengusaha di seluruh dunia telah secara hati-hati merencanakan strategi bisnis mereka, tetapi banyak yang masih mengabaikan masalah penting seperti keselamatan, kesehatan dan kondisi kerja. Sebab biaya untuk manusia dan finansial dianggap besar.

Data ILO menunjukan bahwa setiap tahun ada lebih dari 250 juta kecelakaan di tempat kerja dan lebih dari 160 juta pekerja menjadi sakit karena bahaya di tempat kerja. Jumlah pekerja meninggal akibat kecelakaan dan sakit di tempat kerja sebanyak 1,2 juta orang.

Tentunya kita tidak menginginkan hal ini terjadi di lingkungan kerja kita, untuk itu diperlukan alat safety berkualitas. Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor alat safety, sepatu safety dan peralatan teknik lainnya dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Jual Webbing Sling Terbaik di Indonesia

Anda membutuhkan supplier jual webbing sling? Velasco Indonesia Persada adalah distributor alat-alat safety seperti jual webbing sling korea. Tapi sebelum membeli, kami akan berbagi sedikit info mengenai jenis webbing sling.

Jenis Webbing Sling

    • Webbing dengan jahitan pipih
      Webbing jenis ini dianyam dengan anyaman padat tanpa lubang di ujungnya. Webbing ini tersedia dalam berbagai ukuran, menyesuaikan dengan kekuatan mengangkut beban yang dimilikinya. Bentuknya yang pipih menjadikan webbing ini fleksibel, praktis dan cocok untuk mengangkut barang yang besar. Kelemahan webbing jenis jahitan pipih ini adalah rentan abrasi.

Jual Webbing Sling

  • Webbing dengan jahitan tabung
    Webbing jenis ini dianyam membentuk seperti tabung atau selongsong. Webbing ini dapat berfungsi untuk melindungi tali, kawat atau benda lain yang dapat masuk pada selongsong webbing jenis ini. Webbing dengan jahitan tabung ini juga rentan terkena abrasi, namun lebih kuat dibanding webbing dengan jahitan pipih. Hal ini disebabkan karena jahitan webbing tabung ini lebih tipis sehingga lebih lentur dibanding jahitan webbing pipih.

Sementara untuk jenis-jenis webbing sling adalah sebagai berikut.

  • Eye Webbing Sling

Webbing sling jenis ini memiliki bentuk menyerupai wire rope sling atau chain sling, di mana terdapat mata kait pada tiap ujungnya. Mata kait tersebut dapat menggantikan fungsi wire rope sling dan chain sling yaitu untuk mengangkat dan mengikat. Eye webbing sling memiliki beragam warna, sesuai dengan kapasitas berapa ton beban yang dapat diangkut oleh webbing sling tersebut.

  • Round Webbing Sling

Webbing sling jenis ini dijahit membentuk lingkaran kemudian dibungkus dengan serat sintetis dari bahan yang sama. Sama seperti eye webbing sling, jenis round webbing sling ini juga memiliki beragam warna, menyesuaikan dengan beban yang dapat diangkut oleh webbing sling ini.

Jenis Webbing Sling

Indikator kapasitas kemampuan mengangkut beban ini juga dapat dilihat dari berapa garis yang terdapat dalam webbing sling tersebut. Webbing sling dengan 1 garis berarti dapat mengangkut beban sebanyak 1 ton, selanjutnya webbing sling dengan 2 garis berarti dapat mengangkut beban sebanyak 2 ton, dan seterusnya.

PT Velasco Indonesia Persada menyediakan berbagai macam kebutuhan alat teknik, mesin dan sparepart untuk perusahaan manufaktur. Webbing sling yang kami sediakan adalah buatan korea merk DSR. Selain jual webbing sling, produk-produk kami lain mencakup webster, lashing webster, power product, alat berat, engine spareparts, dan peralatan kelautan dan kapal.

Tidak perlu ragu untuk menanyakan kepada tim support kami yang selalu siap membantu Anda di info@velascoindonesia.com

Jenis Jaket Pelampung pada Kapal

Jaket pelampung merupakan salah satu perangkat keselamatan yang penting dan harus tersedia di kapal. Lebih dari dua pertiga penyebab musibah kapal adalah tenggelamnya kapal dan 90% dari korban tenggelam tidak menggunakan jaket pelampung. Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai jenis jaket pelampung.

Secara umum jaket pelampung terdiri dari dua tipe yaitu ada yang terbuat dari busa atau gabus (inherently buoyant life jacket) dan yang menggunakan udara (inflatable life jacket). Masing-masing dirancang secara berbeda berdasarkan aktivitas di atas kapal dan kondisi air. Masing-masing jenis juga memiliki daya apung maksimal, tingkat kekuatan dan batasan-batasan yang berbeda satu sama lain.

Di kapal harus tersedia jaket pelampung yang sesuai dengan penumpang atau orang-orang di kapal. Hal ini untuk meningkatkan level keselamatan para penumpang kapal jika kapal yang dinaiki tenggelam. Jaket pelampung harus bersertifikasi dari badan keselamatan yang berwenang agar terjamin kualitasnya.

Jenis Jaket Pelampung

Berikut ini adalah deskripsi singkat beberapa jenis jaket pelampung, penggunaannya dan daya apung yang tersedia.

  1. Tipe I, Off Shore Life Jacket

Digunakan saat penjelajahan (arung jeram), perlombaan, pemancingan di lepas pantai, saat naik perahu sendirian atau saat badai.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 10 Kg (22 lbs.) untuk orang dewasa dan 5 Kg (11 lbs.) untuk anak-anak.

  1. Tipe II – Near Shore Life Jacket (inherently buoyant life jacket)

Digunakan saat menjelajahi pedalaman, memancing dan berlayar. Baik digunakan saat menaiki perahu jenis ringan.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 7 Kg (15.5 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe II – Near Shore Life Jacket (inflatable life jacket)

Digunakan saat menjelajahi daerah sangat pedalaman dan di daerah dekat pantai.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 15,5 Kg (34 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe III – Floatation Aid (inherently buoyant life jacket)

Digunakan saat aktivitas yang diawasi seperti pelayaran regatta, balap jeram, ski air, memancing, kano dan kayak.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 7 Kg (15.5 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe III – Floatation Aid (inflatable life jacket)

Digunakan saat berperahu di panta dan dekat pantai. Serta pada saat melakukan kegiatan yang diawasi seperti  pelayaran regatta, balap jeram, ski air, memancing, kano dan kayak.
Daya apung minimalnya yaitu sekitar 10,2 Kg (22.5 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe IV – Throwable Device

Tipe IV dirancang untuk dilemparkan ke korban yang terapung di laut. Cara penggunaanya tidak dengan dikenakan.
Daya apung minimalnya sekitar 7,5 Kg (16.5 lbs.) untuk pelampung berbentuk cincin, atau 8 Kg (18 lbs.) untuk pelampung berbentuk bantal kapal.

  1. Tipe V – Special Use Device jaket (inherently buoyant life jacket)

Bentuknya khusus sesuai dengan peruntukannya seperti sailboard harness, setelan dek, rompi untuk berayun, arung jeram komersil atau mantel pelampung.
Daya apung minimalnya sekitar 7 Kg (15.5 lbs.) sampai  10 Kg (22 lbs.) untuk orang dewasa.

  1. Tipe V – Special Use Device (inflatable life jacket)

Memiliki bentuk khusus contohnya ikat pinggang, setelan dek atau mantel pelampung.
Daya apung minimalnya sekitar 3,5 Kg (7.5 lbs.) untuk yang menggunakan busa dan 10 Kg (22 lbs.) untuk yang menggunakan udara.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor berbagai jenis jaket pelampung (life jacket) dan peralatan kapal lainnya dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Distributor Kawat Seling Terbaik di Indonesia

Anda Membutuhkan Distributor Kawat Seling?

distributor kawat seling

Anda berada di halaman yang tepat milik PT Velasco Indonesia Persada. Silahkan lihat produk kami.
Satu info penting dari Velasco sebagai distributor kawat seling berkualitas yaitu untuk memahami perbedaan galvanized dan ungalvanized wire rope. Karena masing-masing wire rope tersebut memiliki beberapa perbedaan yang cukup signifikan. Pemilihan jenis wire rope yang tepat diperlukan untuk dapat menentukan wire rope yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Wire rope tidak hanya digunakan pada industri perkapalan, namun juga diperlukan pada industri konstruksi, logging, gondola, termasuk telekomunikasi.

Untuk dapat lebih memahami perbedaan antara galvanized dan ungalvanized wire rope, berikut ini akan dijelaskan satu persatu karakteristik kedua kawat seling tersebut.

Kawat seling Galvanized adalah kawat seling yang melalui proses galvanisasi, yaitu proses pemberian lapisan zinc (seng) pada kawat seling yang memiliki tujuan untuk melindungi kawat seling tersebut dari karat. Proses galvanisasi ini membuat kawat seling galvanized  jadi lebih tahan terhadap korosi sehingga lebih awet. Lapisan seng pada kawat seling tersebut melindung kawat seling saat terjadi kontak dengan barang lain dan saat diterpa dengan suhu atau cuaca tertentu, hal ini yang membuat kawat seling galvanized jadi lebih kuat dan tahan lama.

Kawat Seling Ungalvanized adalah kawat seling yang tidak melalui proses galvanisasi, sehingga kawat seling jenis ini lebih tidak tahan lama dibanding kawat seling galvanized. Ungalvanized wire rope juga rentan terhadap korosi. Maka tidak disarankan menggunakan kawat seling ungalvanized di perairan lepas karena lingkungan di laut lepas dapat mempercepat proses korosi pada kawat seling

Demikian penjelasan mengenai perbedaan kawat seling galvanized dan ungalvanized. Untuk digunakan pada kapal, lebih disarankan menggunakan kawat seling galvanized, walaupun harganya lebih mahal dibandingkan dengan ungalvanized wire rope. Karena baik udara dan air laut dapat mempercepat proses korosi, maka dibutuhkan wire rope yang dilapisi seng agar penggunaannya dapat lebih tahan lama.

PT. VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor kawat seling yang melayani pembuatan dan pemesanan berbagai macam spesifikasi kawat seling sesuai dengan kebutuhan customer. Produk kawat seling yang kami jual adalah asli dan dilengkapi dengan sertifikat. Selain itu kami juga menyediakan berbagai macam jenis tambang

Tidak perlu ragu untuk menanyakan kepada tim support kami yang selalu siap membantu Anda. info@velascoindonesia.com