Kondisi Darurat di Kapal, Pasang Smoke Signal!

Bagi para gamer perang khususnya PUBG dan Free Fire tentu tidak asing dengan smoke grenade. Apakah smoke grenade sama dengan smoke signal? Hmm mirip-mirip sih tapi jawabanya adalah tidak sama. Fungsinya beda. Smoke grenade pada umumnya digunakan untuk keperluan taktikal pertempuran sedangkan smoke signal untuk alat keselamatan kapal. Kalau kamu belum paham, yuk simak penjelasan singkat berikut tentang smoke signal!

Smoke signal

Smoke signal adalah alat keselamatan kapal yang berbentuk tabung dan bekerja dengan cara mengeluarkan sinyal berupa asap saat terkena air. Saat terjadi kondisi darurat di kapal seperti kapal kandas, kebocoran, kebakaran/ledakan atau orang jatuh ke laut, smoke signal dapat dilemparkan ke air sebagai tanda meminta pertolongan. Ingat! Jadi tidak seperti smoke grenade yang dipakai di darat, smoke signal dipakainya di air.

Smoke signal merupakan salah satu jenis alat piroteknik. Piroteknik adalah jenis alat atau perangkat penunjang keselamatan di kapal yang terbuat dari bahan kimia yang dapat menghasilkan reaksi kimia berupa api, cahaya, gas dan panas.

Selain smoke signal alat piroteknik lainya yaitu:

  • Parachute signal
  • Red hand flare
  • Man over board
  • Line throwing

StandarSOLAS smoke signal

Smoke signal harus memenuhi beberapa syarat sesuai regulasi SOLAS (Safety of Life at Sea) tentang keselamatan di kapal, yaitu:

  • Dilengkapi dengan instruksi atau cara penggunaan berupa tulisan dan gambar yang jelas dan tercetak di luar tabung
  • Tabungnya merupakan tabung anti air
  • Tidak mengeluarkan api saat dinyalakan
  • Dapat mengeluarkan asap dengan warna mencolok, minimal selama 3 menit saat terapung di air.
  • Dapat terus mengeluarkan asap saat minimal 10 detik setelah jatuh ke air dan pada kedalaman 100 mm.
  • Tidak dapat digenangi air selama alat tersebut menyala

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor smoke signal dan peralatan teknik lainnya dengan pelayanan terbaik.

Kenapa Marine Smoke Signal Warnanya Oranye?

Pernah dengar tentang sinyal asap? Sejak dulu, sinyal asap memang dipakai untuk alat komunikasi. Tapi sekarang sinyal asap digunakan di laut untuk memberi sinyal darurat. Artinya sedang terjadi kecelakaan kapal dan butuh bantuan. Marine smoke signal adalah alat keselamatan kapal yang digunakan untuk memberi sinyal tersebut.

Marine smoke signal adalah salah satu alat yang menghasilkan reaksi kimia berupa asap atau api atau suara. Alat seperti ini disebut dengan alat piroteknik (contoh lain adalah hand flare, man over board, rocket parachute signal, dan line throwing).

Seperti Apa Marine Smoke Signal?

Alat keselamatan kapal yang satu ini punya bentuk seperti tabung pendek, warnanya oranye. Cara pakainya mudah sekali, tinggal buka tutup tabungnya, lalu tarik tuas yang ada di bagian atasnya. Setelah itu asap oranye otomatis keluar. Selanjutnya marine smoke signal tinggal dilempar ke laut. Alat itu akan terus menyala setidaknya hingga 3 menit.

Kenapa Marine Smoke Signal Warnanya Oranye? Ada Warna Lain?

Marine smoke signal mengeluarkan sinyal asap warna oranye. Hmm kenapa oranye ya? Apa ada warna lain? Jawabannya nggak ada. Hanya ada marine smoke signal warna oranye. Karena warna oranye ini punya maksud khusus. Bukan karena pembuatnya suka dengan warna oranye.

Jadi warna oranye dipilih karena warna inilah yang dianggap paling mencolok di tengah laut. Terutama pada saat siang atau pas langit masih terang. Makanya tidak heran kalau hampir semua alat keselamatan kapal itu warnanya oranye, mulai dari sekoci, life raft, ban pelampung sampai jaket pelampung. Warna ini paling mudah dilihat di tengah laut dibanding warna lain. Jadi siapapun yang ada di laut bisa dengan mudah menangkap sinyal ini dan langsung memberikan pertolongan.

Jadi jangan minta smoke signal warna biru atau hijau ya!

Marine Smoke Signal Juga Bisa Dipakai di Malam Hari?

Sebenarnya bisa-bisa aja. Tapi kalau malam hari sebaiknya gunakan alat piroteknik lain seperti red hand flare atau rocket parachute signal. Kenapa? Karena alat tersebut mengeluarkan sinyal warna merah. Warna merah itu lebih mencolok mata saat malam hari, ketimbang warna oranye.

Alat Piroteknik Buat Teknik Selamat di Kapal

Pernah dengar istilah piroteknik? Piroteknik adalah reaksi kimia berupa nyala api, asap dan suara. Jadi alat piroteknik adalah alat yang bisa menghasilkan reaksi kimia tersebut. Contoh paling gampang adalah kembang api. Sering lihat kan. Nah kalau di kapal, alat piroteknik digunakan untuk alat keselamatan kapal.

Kita semua tahu kalau kecelakaan bisa terjadi di mana saja. Karena itu harus sedia alat keselamatan sebelum terjadi kecelakaan, termasuk di kapal. Jadi alat piroteknik itu wajib banget ada di semua kapal, baik kapal kecil maupun kapal besar.

Alat Piroteknik di Kapal

Ini dia beberapa contoh alat piroteknik untuk alat safety di kapal:

  • Red Hand Flare : tabung panjang yang bisa mengeluarkan flare merah. Cocok dipakai di malam hari.
  • Smoke signal : tabung pendek yang bisa mengeluarkan sinyal asap warna oranye. Cocok dipakai di siang hari.
  • Man over board (MOB) : diikat bareng dan dilempar dengan life buoy / ban pelampung saat ada korban yang jatuh di laut. Begitu menyentuh air, MOB bisa mengeluarkan asap oranye.
  • Rocket parachute signal : tabung panjang yang bisa meluncurkan flare merah jauh ke atas dan turun dengan parasut supaya jangkaun sinyal lebih luas.
  • Line throwing : tabung besar berisi tali panjang dengan roket yang akan dilemparkan ke korban di tengah laut supaya bisa ditarik ke atas kapal.

Jadi bisa dibilang alat piroteknik ini adalah teknik supaya bisa selamat di kapal. Kalau terjadi kecelakaan kapal, langsung cari alat piroteknik terdekat. Lalu langsung gunakan sesuai fungsinya. Lebih cepat lebih baik, supaya pertolongan bisa datang segera. Kalau pertolongan datang cepat, akan semakin banyak penumpang kapal dan aset-aset kapal yang bisa diselamatkan.

Tidak hanya alat piroteknik, ada juga alat keselamatan kapal lain. Contohnya adalah life jacket, life buoy, life raft, alat pemadam kebakaran, dan masih banyak lagi yang lainnya. Semuanya wajib ada di setiap kapal.

Sudah tahu apa itu alat piroteknik? Kalau butuh alat piroteknik, silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada ya.

Life Jacket Alat Keselamatan Kapal

Setiap kapal wajib punya life jacket, yaitu jaket khusus yang dapat membuat penggunanya mengapung di atas air. Life jacket atau jaket pelampung adalah salah satu alat keselamatan kapal yang sangat penting. Sebab tidak semua orang bisa berenang dan kecelakaan kapal dapat terjadi kapan saja.

Ketentuan tentang life jacket tertuang dalam peraturan SOLAS (Safety of Life at Sea) yang telah disepakati dunia internasional. Setiap kapal harus menyediakan life jacket sebanyak jumlah penumpang dan awak kapal.

Life Jacket dan Aksesorisnya

Idealnya, setiap life jacket dilengkapi dengan peluit dan lampu kecil yang dapat menyala otomatis saat terkena air. Fungsinya peluit adalah supaya pengguna bisa meniupkan peluit tersebut untuk minta pertolongan. Sementara lampu berfungsi untuk menunjukkan lokasi korban berada. Namun memang tidak semua life jacket punya kedua aksesoris tersebut.

Tidak hanya di kapal, life jacket juga dipakai pada berbagai aktivitas yang melibatkan air, misalnya rafting, snorkling, atau olahraga air lainnya. Dalam aktivitas tersebut, setiap anggota wajib memakai life jacket walaupun tidak terjadi kecelakaan kapal / tidak sedang dalam kondisi darurat.

Life jacket yang dipakai pada aktivitas tersebut berfungsi untuk antisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya adalah tercebur ke dalam laut.

Butuh life jacket? Silahkan hubungi PT Velasco Indonesia Persada, distributor life jacket dan alat safety kapal lainnya dengan kualitas dan pelayanan terbaik.

Alat Keselamatan Nyawa Saat di Laut

Artikel ini akan membahas alat keselamatan kapal yang wajib dimiliki setiap kapal yang sedang berlayar. Alat-alat ini dapat menyelamatkan nyawa anda.

  1. Infatable Life Raft: Alat keselamatan ini oleh pelaut indonesia dinamakan dengan rakit penolong. Dengan menekan bagian ini dengan otomatis liferaft akan jatuh ke air dan mengembang, setelah mengembang dengan sempurna barulah alat ini siap digunakan.
  2. Life Jacket/Jaket Pelampung: Baju dengan warna terang ini membantu anda untuk tetap mengapung.
  3. Life buoy: Selain bisa digunakan untuk mengapung, biasanya alat ini bisa dilemparkan untuk menolong awak kapal yang tidak sengaja jatuh ke laut. Dengan menekan bagian ini dengan otomatis life buoy akan jatuh ke air dan mengembang,setelah mengembang dengan sempurna barulah alat ini siap digunakan.
  4. Rescue Boat/Sekoci : Alat Keselamatan ini mempunyai banyak syarat untuk dapat dikatakan sesuai standard keamana. Sekoci harus dapat diturunkan ke air dengan mudah dan cepat walaupun kapal dalam keadaan miring 15 derajat
  5. EPIRB: Kepanjangan dari Emergency Position-Indicating Radio Beacon. Alat ini biasa diletakkan di area yang bebas dari halangan misalnya di atas anjungan kapal. Sesaat setelah kapal tenggelam alat ini secara otomatis terlepas dari dudukannya dan mengambang di permukaan air dan secara otomatis pula memancarkan sinyal yang ditangkap oleh satelit INMARSAT (International Mobile Satellite Organization.) Signal lalu diteruskan ke stasiun pantai,sehingga bisa dengan segera diketahui posisi kapal yang memerlukan pertolongan.

Selain itu masih banyak alat keselamatan lain, seperti alat piroteknik, line throwing apparatus (Pelontar Tali Keselamatan), Man Over Board, Life Jacket Lamp, Life Jacket Whistle. Inilah beberapa perlengkapan alat keselamatan yang harus ada di atas kapal.

Velasco Indonesia menjual berbagai alat keselamatan kapal dengan kualitas terbaik dan harga yang bersaing. Untuk mengetahui mengenai produk-produk alat keselamatan kapal kami, dapat mengunjungi website kami: www.velascoindonesia.com Selain itu, untuk mengetahui dengan lebih lanjut mengenai produk-produk kami, dapat menghubungi kami melalui email yang telah kami sediakan: cso@velascoindonesia.com

Faktor yang Mempengaruhi Kekuatan Tali Baja

Wire rope atau tali baja bisa dibilang merupakan salah satu alat yang paling penting dalam industri angkat berat. Tali baja dipakai di dunia migas, perkapalan, konstruksi, otomotif, dan masih banyak lagi. Fungsinya adalah untuk mengangkat atau menarik muatan yang berat. Kekuatan tali baja bergantung pada berbagai faktor yang akan dibahas dalam artikel ini.

Kekuatan Tali Baja (Working Load Limit)

Kekuatan Tali Baja WLL

Nilai ukur daya angkut sebuah tali baja dihitung dan ditampilkan dalam sebuah chart dengan nilai working load limit (WLL). WLL adalah nilai batas maksimal sebuah tali baja dapat mengangkut sebuah muatan. Jadi bila disebutkan bahwa WLL sebuah tali baja tertentu adalah 5 ton, maka maksimal tali baja tersebut dapat mengangkut beban seberat 5 ton.

Setiap pembelian tali baja yang asli dan berkualitas pasti disertai dengan sertifikat dan panduan WLL. Menggunakan tali baja melebihi kapasitas WLL dapat berakibat pada rusaknya barang dan membahayakan pekerja.

Metode Lifting Mempengaruhi Kekuatan Tali Baja

Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai kekuatan sebuah tali baja adalah seperti apa metode lifting yang digunakan. Pada dasarnya sebuah tali baja disambungkan dengan berbagai perangkat lain seperti hook, wire clip, thimble, shackle, serta masterlink. Fungsinya adalah supaya dapat mengaitkan barang yang hendak diangkut dengan mesin yang akan mengangkutnya, misalnya crane.

Ada beberapa metode yang dapat digunakan dalam aplikasi lifting. Beberapa diantaranya adalah choke hitch, direct load, dan basket hitch. Beberapa tali baja juga bisa digunakan sekaligus saat melakukan lifting. Semakin banyak tali yang digunakan, tentu semakin tinggi WLL-nya. Sudut yang terbentuk pada metode basket hitch juga mempengaruhi nilai WLL-nya.

Faktor Lain yang Mempengaruhi Kekuatan Tali Baja

Selain metode lifting seperti yang dijelaskan di atas, besaran diameter sebuah tali baja juga punya peranan besar dalam menentukan nilai WLL-nya. Semakin besar diameter tali baja, tentu semakin tinggi nilai WLL-nya.

Selebihnya faktor lain seperti grade, jenis tali baja, hingga konstruksi tali baja juga mempengaruhi. Oleh karena itu sangat penting untuk melihat panduan WLL yang tersedia setiap kali membeli tali baja asli bersertifikat. Kolom di bawah ini merupakan salah satu contoh panduan WLL sebuah wire rope grade 1770.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada, kami jual tali baja kuat dan tahan lama dengan pelayanan terbaik. Kami juga jual alat safety kapal, chemical product, dan lain sebagainya. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Tips Memilih Tali Baja Awas Salah Beli

Ada istilah, satu macam tali baja tidak dapat menyelesaikan semua jenis pekerjaan. Di berbagai jenis industri, kita sering menemukan penggunaan tali baja. Tali baja adalah sekumpulan urat baja atau besi (wire) yang dirajut atau dipilin sehingga membentuk strand. Anda harus mengerti cara memilih tali baja.

Tali baja digunakan di pekerjaan konstruksi, elevator, kerekan tambang, konveyor, suspensi jembatan, perkapalan, pertambangan, otomotif dan sebagainya. Tali baja yang digunakan berbeda-beda untuk setiap jenis pekerjaan. Jadi bagaimana cara memilih tali baja berkualitas? Tali baja yang asli pasti memiliki sertifikat. Jadi pastikan Anda melihat langsung sertifikat itu saat membeli tali baja. Berikut ini beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat membeli wire rope.  

Tali baja yang asli pasti memiliki sertifikat. Jadi pastikan Anda melihat langsung sertifikat itu saat membeli tali baja. Berikut ini beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat membeli wire rope.  

  • Pastikan Anda memilih distributor yang terpercaya, tali baja punya sertifikat sebagai bukti bahwa tali baja itu benar-benar asli.
  • Cek jenis dan ukuran tali baja yang sesuai dengan kebutuhan Anda, jangan sampai kekecilan atau terlalu besar.
  • Saat menerima tali baja, cek jenis serta ukuran dan sertifikatnya, apakah sudah sesuai dengan yang Anda pesan atau tidak.
  • Perhatikan putaran tali baja, jangan sampai renggang. Karena tali baja yang renggang saat dipotong maka ujungnya akan mudah buyar dan bakal cepat rusak.

Demikian tips memilih tali baja. Pastikan Anda mendapatkan produk tali baja berkualitas di Velasco Indonesia, distributor tali baja terbaik di Jakarta. Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada yang memiliki pelayanan terbaik. Kami juga menyediakan berbagai macam alat rigging. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Jenis Wire Rope dan Fungsinya

Wire rope adalah sebuah tali yang terbuat dari sekumpulan kawat baja yang dipilin sedemikian rupa sehingga membentuk seutas tali super kuat. Tali baja dipercaya dalam berbagai aplikasi lifting, towing dan lashing. Kekuatan wire rope atau nilai working load limit (WLL)-nya tinggi sehingga banyak dipakai dalam industri-industri yang berurusan dengan heavy lifting misalnya konstruksi, perkapalan, migas, cargo, tambang, otomotif, dan lain sebagainya. Namun wire rope yang digunakan untuk semua keperluan tersebut tidaklah sama karena ada banyak jenis wire rope di luar sana.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Materialnya

Ada banyak material yang bisa digunakan untuk membuat wire rope berikut ini beberapa yang populer atau banyak dijual di pasaran.

Ada banyak material yang bisa digunakan untuk membuat wire rope, berikut ini beberapa yang populer atau banyak dijual di pasaran.

  • Wire Rope Galvanis : Proses galvanisasi bertujuan untuk meningkatkan resistensi baja terhadap karat. Ada dua jenis galvanized wire yaitu:
    • Galvanized-to-finished size wire: Strandnya berasal dari jenis bright wire berdiameter kecil yang dilapisi bahan zinc hingga mencapai ukuran yang dibutuhkan.
    • Drawn galvanized wire: Mirip dengan galvanized-to-finished size wire tetapi pada proses akhir dilakukan penarikan atau dibuat lebih tegang sebelum mencapai diameter yang dibutuhkan. Proses penarikan membuat lapisan zinc pada strand lebih tipis.
  • Wire Rope Non Galvanis : Perbedaan galvanized dan ungalvanized wire rope adalah jenis yang satu ini tidak dilapisi zinc.
  • Stainless Steel Wire: Terbuat dari dua bahan paduan yaitu  Nikel (8%) dan Chromium (18%). Tali baja yang satu ini dikenal memiliki kekuatan anti karat / anti korosi yang tinggi.
  • Bright wire: Jenis tali baja ini terbuat dari kumpulan uncoated (bright) high-carbon steel wire atau strand yang diproses secara kimia. Proses kimia tersebut meyebabkan strand/wire memiliki ketahanan dan resistensi yang sesuai dengan standar industri serta kekuatan pegas yang baik.
  • Zinc Aluminum Alloy Wire: Jenis tali baja ini terbuat dari dua bahan logam lain yaitu Zinc dan Alumunium.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Kegunaannya

Berdasarkan kegunaan dan pengaplikasiannya, wire rope dapat dikategorikan dalam beberapa jenis yaitu:

  • Wire Rope Umum (General Purpose Wire Rope): Kegunaan dan pengaplikasian jenis tali baja ini sangat beragam dan aplikatif. Umumnya digunakan untuk aplikasi angkat, tarik dan ikat. Contohnya yaitu digunakan dalam proses pengangkatan container dan barang di pelabuhan peti kemas dan untuk menarik kendaraan pada mobil derek.
  • Wire Rope untuk Lift atau Elevator (Elevator Wire Rope): Kegunaan dan pengaplikasian jenis tali baja ini dapat dilihat pada lift atau elevator di mall dan gedung-gedung bertingkat. Jenis tali baja ini berkarakteristik lentur tetapi tetap kuat.
  • Wire Rope Performa Tinggi atau Super (High Performance Wire Rope): Jenis tali baja ini memiliki karakteristik sangat kuat (WLL tinggi) dan sangat lentur. Karakteristik ini dibuat untuk aplikasi pekerjaan-pekerjaan khusus dan ekstrem. Contohnya digunakan pada pendant crane dan konstruksi jembatan.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Konstruksinya

Konstruksi wire rope bisa dikategorikan dalam 5 jenis sebagai berikut:

  • Single layer: Contoh tali baja single layer yaitu 7 wire strand yang memiliki satu core dan enam strand dengan ukuran sama yang mengelilinginya. 
  • Seale: Memiliki dua lapisan. Setiap lapisan memiliki ukuran diameter yang sama. Jumlah strand pada lapisan dalam dan luar berjumlah sama tetapi ukuran diameter strand lapisan dalam lebih kecil dari diameter strand pada lapisan luar. Strand-strand pada lapisan luar diatur sedemikian sehingga berada di antara dua strand pada lapisan dalam.
  • Filler Wire: Jenis tali baja ini memiliki dua lapisan yaitu lapisan dalam dan luar yang memiliki ukuran diameter yang sama. Jumlah strand pada lapisan dalam berjumlah setengah dari jumlah lapisan luar. Rongga-rongga di antara kedua lapisan tersebut diisi dengan strand-strand berukuran diameter lebih kecil dari strand lapisan dalam dan memiliki jumlah yang sama dengan strand lapisan dalam. 
  • Warrington: Jenis tali baja ini memiliki dua lapisan yaitu lapisan luar dan dalam yang mengelilingi satu core. Lapisan dalam memiliki diameter strand yang sama. Lapisan luar terdiri dari dua jenis ukuran diameter; yang besar dan yang kecil. Strand besar pada lapisan luar diposisikan di lembah antara dua strand lapisan dalam. Strand kecil pada lapisan luar diposisikan di atas atau sebagai mahkota dari strand lapisan dalam.
  • Combined: Yaitu susunan tali baja yang merupakan kombinasi dari konstruksi-konstruksi di atas.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor wire rope berkualitas dengan pelayanan terbaik. Kami juga jual alat safety kapal, chemical product, dan lain sebagainya. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Aksesoris Tali Baja, Apa Saja?

Sebelum membahas aksesoris tali baja kita perlu tahu dulu informasi umum soal tali baja / wire rope.

Secara umum wire rope punya fungsi untuk aplikasi rigging seperti lifting, towing dan lashing. Namun kegunaan atau fungsi wire rope dapat dibagi menjadi 3 bagian seperti:

  • General Purpose Wire Rope: Yaitu wire rope yang paling banyak dipakai di berbagai industri umum. Misalnya untuk industri perikanan, peti kemas, atau yang lebih umum seperti menarik mobil derek.
  • Elevator Wire Rope: Yaitu wire rope yang digunakan khusus untuk kebutuhan elevator/lift (seperti yang ada di gedung-gedung bertingkat). Tali baja jenis ini harus memiliki WLL dan tingkat kelenturan yang tinggi.
  • High Performance Wire Rope: Yaitu wire rope dengan kekuatan yang super kuat dan hanya digunakan dalam pekerjaan ekstrim dan khusus seperti konstruksi jembatan dan pendant crane.

Aksesoris Tali Baja

Ada beberapa alat yang biasanya digunakan bersamaan dengan wire rope. Beberapa diantaranya adalah:

  • Wire clip atau kuku macan. Fungsinya adalah untuk membuat mata kawat seling, yaitu dengan melipat bagian ujung wire rope lalu memasang wire clip. Beberapa pabrikan ada yang sudah langsung menjual mata kawat seling dengan mechanical splice, bukan wire clip.
  • Thimble. Fungsinya untuk melindungi bagian lipatan wire rope saat dibentuk menjadi seling.
  • Shackle. Fungsinya adalah untuk mengaitkan kawat seling dengan komponen lainnya seperti dengan masterlink atau dengan alat lain.
  • Masterlink. Fungsinya menghubungkan beberapa rangkaian wire rope menjadi satu kemudian dikaitkan ke mesin pengangkut misalnya crane.

Nah demikian informasi mengenail wire rope dari kami. Bila anda membutuhkan kawat seling/wire rope berkualitas, Velasco Indonesia solusinya. Kami juga menjual berbagai peralatan kapal dan industri. Untuk mengetahui produk-produk lain kami, dapat mengunjungi website kami www.velascoindonesia.com

Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi kami melalui email cso@velascoindonesia.com

Distributor Winch Jangkar Berkualitas

Distributor Winch Jangkar

Pernah dengar winch? Winch merupakan alat yang punya fungsi buat menarik dan melepaskan tali. Talinya bisa macam-macam, mulai dari tali senar (misalnya winch di alat pancing), bisa tali tambang, misa wire rope, bisa juga rantai. Nah yang bakal dibahas di sini adalah winch di jangkar kapal. Winch di kapal itu adalah salah satu aksesoris jangkar, yaitu alat penarik jangkar. PT Velasco Indonesia Persada adalah distributor winch jangkar yang oke punya.

Distributor Winch Jangkar, Alat Penarik Jangkar Kapal

Supaya bisa tarik dan lepas tali, winch punya semacam drum yang gunanya buat menggulung tali, dan semacam tuas untuk memutar drum tersebut supaya bisa tarik lepas tali. Begitu pula winch jangkar yang ada di kapal. Bedanya winch atau alat penarik jangkar di kapal itu menarik rantai jangkar untuk menaikkan dan menurunkan jangkar. Karena ukurannya besar dan super berat, jadi digunakan mesin.

Distributor Winch Jangkar Berbagai Jenis

Ada beberapa jenis winch jangkar yang terbagi menurut mesin penggerak atau menurut porosnya. Kalau menurut porosnya, ada winch jangkar vertikal dan ada winch jangkar horizontal. Winch horizontal biasanya ada di luar dek, sementara winch vertikal ada di dalam dek.

Kalau berdasarkan mesin penggeraknya, ada winch yang digerakkan dengan mesin bertenaga uap, lalu ada winch yang digerakkan dengan mesin tenaga listrik dan electrical hydraulic system. Winch mesin uap biasanya dipakai buat winch horizontal dan dipakai di kapal tanker. Kalau winch satunya lagi bekerja dengan mesin tenaga listrik motor DC.

Sebagai gambaran, video ini menggambarkan salah satu contoh alat penarik jangkar yang digunakan di kapal. Di video ini juga dipraktekkan saat alat tersebut menurunkan rantai jangkar kapal.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor winch jangkar atau alat penarik jangkar atau windlass dan peralatan kapal lainnya seperti alat keselamatan kapal, rantai jangkar, serta alat navigasi kapal dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.