Alat Keselamatan Nyawa Saat di Laut

Artikel ini akan membahas alat keselamatan yang wajib dimiliki setiap kapal yang sedang berlayar. Alat-alat ini dapat menyelamatkan nyawa anda.

  1. Infatable Life Raft: Alat keselamatan ini oleh pelaut indonesia dinamakan dengan rakit penolong. Dengan menekan bagian ini dengan otomatis liferaft akan jatuh ke air dan mengembang, setelah mengembang dengan sempurna barulah alat ini siap digunakan.
  2. Life Jacket/Jaket Pelampung: Baju dengan warna terang ini membantu anda untuk tetap mengapung.
  3. Life buoy: Selain bisa digunakan untuk mengapung, biasanya alat ini bisa dilemparkan untuk menolong awak kapal yang tidak sengaja jatuh ke laut. Dengan menekan bagian ini dengan otomatis life buoy akan jatuh ke air dan mengembang,setelah mengembang dengan sempurna barulah alat ini siap digunakan.
  4. Rescue Boat/Sekoci : Alat Keselamatan ini mempunyai banyak syarat untuk dapat dikatakan sesuai standard keamana. Sekoci harus dapat diturunkan ke air dengan mudah dan cepat walaupun kapal dalam keadaan miring 15 derajat
  5. EPIRB: Kepanjangan dari Emergency Position-Indicating Radio Beacon. Alat ini biasa diletakkan di area yang bebas dari halangan misalnya di atas anjungan kapal. Sesaat setelah kapal tenggelam alat ini secara otomatis terlepas dari dudukannya dan mengambang di permukaan air dan secara otomatis pula memancarkan sinyal yang ditangkap oleh satelit INMARSAT (International Mobile Satellite Organization.) Signal lalu diteruskan ke stasiun pantai,sehingga bisa dengan segera diketahui posisi kapal yang memerlukan pertolongan.

Selain itu masih banyak alat keselamatan lain, seperti alat piroteknik, line throwing apparatus (Pelontar Tali Keselamatan), Man Over Board, Life Jacket Lamp, Life Jacket Whistle. Inilah beberapa perlengkapan alat keselamatan yang harus ada di atas kapal.

Velasco Indonesia menjual berbagai alat keselamatan kapal dengan kualitas terbaik dan harga yang bersaing. Untuk mengetahui mengenai produk-produk alat keselamatan kapal kami, dapat mengunjungi website kami: www.velascoindonesia.com Selain itu, untuk mengetahui dengan lebih lanjut mengenai produk-produk kami, dapat menghubungi kami melalui email yang telah kami sediakan: cso@velascoindonesia.com

Faktor yang Mempengaruhi Kekuatan Tali Baja

Wire rope atau tali baja bisa dibilang merupakan salah satu alat yang paling penting dalam industri angkat berat. Tali baja dipakai di dunia migas, perkapalan, konstruksi, otomotif, dan masih banyak lagi. Fungsinya adalah untuk mengangkat atau menarik muatan yang berat. Kekuatan tali baja bergantung pada berbagai faktor yang akan dibahas dalam artikel ini.

Kekuatan Tali Baja (Working Load Limit)

Kekuatan Tali Baja WLL

Nilai ukur daya angkut sebuah tali baja dihitung dan ditampilkan dalam sebuah chart dengan nilai working load limit (WLL). WLL adalah nilai batas maksimal sebuah tali baja dapat mengangkut sebuah muatan. Jadi bila disebutkan bahwa WLL sebuah tali baja tertentu adalah 5 ton, maka maksimal tali baja tersebut dapat mengangkut beban seberat 5 ton.

Setiap pembelian tali baja yang asli dan berkualitas pasti disertai dengan sertifikat dan panduan WLL. Menggunakan tali baja melebihi kapasitas WLL dapat berakibat pada rusaknya barang dan membahayakan pekerja.

Metode Lifting Mempengaruhi Kekuatan Tali Baja

Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai kekuatan sebuah tali baja adalah seperti apa metode lifting yang digunakan. Pada dasarnya sebuah tali baja disambungkan dengan berbagai perangkat lain seperti hook, wire clip, thimble, shackle, serta masterlink. Fungsinya adalah supaya dapat mengaitkan barang yang hendak diangkut dengan mesin yang akan mengangkutnya, misalnya crane.

Ada beberapa metode yang dapat digunakan dalam aplikasi lifting. Beberapa diantaranya adalah choke hitch, direct load, dan basket hitch. Beberapa tali baja juga bisa digunakan sekaligus saat melakukan lifting. Semakin banyak tali yang digunakan, tentu semakin tinggi WLL-nya. Sudut yang terbentuk pada metode basket hitch juga mempengaruhi nilai WLL-nya.

Faktor Lain yang Mempengaruhi Kekuatan Tali Baja

Selain metode lifting seperti yang dijelaskan di atas, besaran diameter sebuah tali baja juga punya peranan besar dalam menentukan nilai WLL-nya. Semakin besar diameter tali baja, tentu semakin tinggi nilai WLL-nya.

Selebihnya faktor lain seperti grade, jenis tali baja, hingga konstruksi tali baja juga mempengaruhi. Oleh karena itu sangat penting untuk melihat panduan WLL yang tersedia setiap kali membeli tali baja asli bersertifikat. Kolom di bawah ini merupakan salah satu contoh panduan WLL sebuah wire rope grade 1770.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada, kami jual tali baja kuat dan tahan lama dengan pelayanan terbaik. Kami juga jual alat safety kapal, chemical product, dan lain sebagainya. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Tips Memilih Tali Baja Awas Salah Beli

Ada istilah, satu macam tali baja tidak dapat menyelesaikan semua jenis pekerjaan. Di berbagai jenis industri, kita sering menemukan penggunaan tali baja. Tali baja adalah sekumpulan urat baja atau besi (wire) yang dirajut atau dipilin sehingga membentuk strand. Anda harus mengerti cara memilih tali baja.

Tali baja digunakan di pekerjaan konstruksi, elevator, kerekan tambang, konveyor, suspensi jembatan, perkapalan, pertambangan, otomotif dan sebagainya. Tali baja yang digunakan berbeda-beda untuk setiap jenis pekerjaan. Jadi bagaimana cara memilih tali baja berkualitas? Tali baja yang asli pasti memiliki sertifikat. Jadi pastikan Anda melihat langsung sertifikat itu saat membeli tali baja. Berikut ini beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat membeli wire rope.  

Tali baja yang asli pasti memiliki sertifikat. Jadi pastikan Anda melihat langsung sertifikat itu saat membeli tali baja. Berikut ini beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat membeli wire rope.  

  • Pastikan Anda memilih distributor yang terpercaya, tali baja punya sertifikat sebagai bukti bahwa tali baja itu benar-benar asli.
  • Cek jenis dan ukuran tali baja yang sesuai dengan kebutuhan Anda, jangan sampai kekecilan atau terlalu besar.
  • Saat menerima tali baja, cek jenis serta ukuran dan sertifikatnya, apakah sudah sesuai dengan yang Anda pesan atau tidak.
  • Perhatikan putaran tali baja, jangan sampai renggang. Karena tali baja yang renggang saat dipotong maka ujungnya akan mudah buyar dan bakal cepat rusak.

Demikian tips memilih tali baja. Pastikan Anda mendapatkan produk tali baja berkualitas di Velasco Indonesia, distributor tali baja terbaik di Jakarta. Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada yang memiliki pelayanan terbaik. Kami juga menyediakan berbagai macam alat rigging. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Jenis Wire Rope dan Fungsinya

Wire rope adalah sebuah tali yang terbuat dari sekumpulan kawat baja yang dipilin sedemikian rupa sehingga membentuk seutas tali super kuat. Tali baja dipercaya dalam berbagai aplikasi lifting, towing dan lashing. Kekuatan wire rope atau nilai working load limit (WLL)-nya tinggi sehingga banyak dipakai dalam industri-industri yang berurusan dengan heavy lifting misalnya konstruksi, perkapalan, migas, cargo, tambang, otomotif, dan lain sebagainya. Namun wire rope yang digunakan untuk semua keperluan tersebut tidaklah sama karena ada banyak jenis wire rope di luar sana.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Materialnya

Ada banyak material yang bisa digunakan untuk membuat wire rope berikut ini beberapa yang populer atau banyak dijual di pasaran.

Ada banyak material yang bisa digunakan untuk membuat wire rope, berikut ini beberapa yang populer atau banyak dijual di pasaran.

  • Wire Rope Galvanis : Proses galvanisasi bertujuan untuk meningkatkan resistensi baja terhadap karat. Ada dua jenis galvanized wire yaitu:
    • Galvanized-to-finished size wire: Strandnya berasal dari jenis bright wire berdiameter kecil yang dilapisi bahan zinc hingga mencapai ukuran yang dibutuhkan.
    • Drawn galvanized wire: Mirip dengan galvanized-to-finished size wire tetapi pada proses akhir dilakukan penarikan atau dibuat lebih tegang sebelum mencapai diameter yang dibutuhkan. Proses penarikan membuat lapisan zinc pada strand lebih tipis.
  • Wire Rope Non Galvanis : Perbedaan galvanized dan ungalvanized wire rope adalah jenis yang satu ini tidak dilapisi zinc.
  • Stainless Steel Wire: Terbuat dari dua bahan paduan yaitu  Nikel (8%) dan Chromium (18%). Tali baja yang satu ini dikenal memiliki kekuatan anti karat / anti korosi yang tinggi.
  • Bright wire: Jenis tali baja ini terbuat dari kumpulan uncoated (bright) high-carbon steel wire atau strand yang diproses secara kimia. Proses kimia tersebut meyebabkan strand/wire memiliki ketahanan dan resistensi yang sesuai dengan standar industri serta kekuatan pegas yang baik.
  • Zinc Aluminum Alloy Wire: Jenis tali baja ini terbuat dari dua bahan logam lain yaitu Zinc dan Alumunium.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Kegunaannya

Berdasarkan kegunaan dan pengaplikasiannya, wire rope dapat dikategorikan dalam beberapa jenis yaitu:

  • Wire Rope Umum (General Purpose Wire Rope): Kegunaan dan pengaplikasian jenis tali baja ini sangat beragam dan aplikatif. Umumnya digunakan untuk aplikasi angkat, tarik dan ikat. Contohnya yaitu digunakan dalam proses pengangkatan container dan barang di pelabuhan peti kemas dan untuk menarik kendaraan pada mobil derek.
  • Wire Rope untuk Lift atau Elevator (Elevator Wire Rope): Kegunaan dan pengaplikasian jenis tali baja ini dapat dilihat pada lift atau elevator di mall dan gedung-gedung bertingkat. Jenis tali baja ini berkarakteristik lentur tetapi tetap kuat.
  • Wire Rope Performa Tinggi atau Super (High Performance Wire Rope): Jenis tali baja ini memiliki karakteristik sangat kuat (WLL tinggi) dan sangat lentur. Karakteristik ini dibuat untuk aplikasi pekerjaan-pekerjaan khusus dan ekstrem. Contohnya digunakan pada pendant crane dan konstruksi jembatan.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Konstruksinya

Konstruksi wire rope bisa dikategorikan dalam 5 jenis sebagai berikut:

  • Single layer: Contoh tali baja single layer yaitu 7 wire strand yang memiliki satu core dan enam strand dengan ukuran sama yang mengelilinginya. 
  • Seale: Memiliki dua lapisan. Setiap lapisan memiliki ukuran diameter yang sama. Jumlah strand pada lapisan dalam dan luar berjumlah sama tetapi ukuran diameter strand lapisan dalam lebih kecil dari diameter strand pada lapisan luar. Strand-strand pada lapisan luar diatur sedemikian sehingga berada di antara dua strand pada lapisan dalam.
  • Filler Wire: Jenis tali baja ini memiliki dua lapisan yaitu lapisan dalam dan luar yang memiliki ukuran diameter yang sama. Jumlah strand pada lapisan dalam berjumlah setengah dari jumlah lapisan luar. Rongga-rongga di antara kedua lapisan tersebut diisi dengan strand-strand berukuran diameter lebih kecil dari strand lapisan dalam dan memiliki jumlah yang sama dengan strand lapisan dalam. 
  • Warrington: Jenis tali baja ini memiliki dua lapisan yaitu lapisan luar dan dalam yang mengelilingi satu core. Lapisan dalam memiliki diameter strand yang sama. Lapisan luar terdiri dari dua jenis ukuran diameter; yang besar dan yang kecil. Strand besar pada lapisan luar diposisikan di lembah antara dua strand lapisan dalam. Strand kecil pada lapisan luar diposisikan di atas atau sebagai mahkota dari strand lapisan dalam.
  • Combined: Yaitu susunan tali baja yang merupakan kombinasi dari konstruksi-konstruksi di atas.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor wire rope berkualitas dengan pelayanan terbaik. Kami juga jual alat safety kapal, chemical product, dan lain sebagainya. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Aksesoris Tali Baja, Apa Saja?

Sebelum membahas aksesoris tali baja kita perlu tahu dulu informasi umum soal tali baja / wire rope.

Secara umum wire rope punya fungsi untuk aplikasi rigging seperti lifting, towing dan lashing. Namun kegunaan atau fungsi wire rope dapat dibagi menjadi 3 bagian seperti:

  • General Purpose Wire Rope: Yaitu wire rope yang paling banyak dipakai di berbagai industri umum. Misalnya untuk industri perikanan, peti kemas, atau yang lebih umum seperti menarik mobil derek.
  • Elevator Wire Rope: Yaitu wire rope yang digunakan khusus untuk kebutuhan elevator/lift (seperti yang ada di gedung-gedung bertingkat). Tali baja jenis ini harus memiliki WLL dan tingkat kelenturan yang tinggi.
  • High Performance Wire Rope: Yaitu wire rope dengan kekuatan yang super kuat dan hanya digunakan dalam pekerjaan ekstrim dan khusus seperti konstruksi jembatan dan pendant crane.

Aksesoris Tali Baja

Ada beberapa alat yang biasanya digunakan bersamaan dengan wire rope. Beberapa diantaranya adalah:

  • Wire clip atau kuku macan. Fungsinya adalah untuk membuat mata kawat seling, yaitu dengan melipat bagian ujung wire rope lalu memasang wire clip. Beberapa pabrikan ada yang sudah langsung menjual mata kawat seling dengan mechanical splice, bukan wire clip.
  • Thimble. Fungsinya untuk melindungi bagian lipatan wire rope saat dibentuk menjadi seling.
  • Shackle. Fungsinya adalah untuk mengaitkan kawat seling dengan komponen lainnya seperti dengan masterlink atau dengan alat lain.
  • Masterlink. Fungsinya menghubungkan beberapa rangkaian wire rope menjadi satu kemudian dikaitkan ke mesin pengangkut misalnya crane.

Nah demikian informasi mengenail wire rope dari kami. Bila anda membutuhkan kawat seling/wire rope berkualitas, Velasco Indonesia solusinya. Kami juga menjual berbagai peralatan kapal dan industri. Untuk mengetahui produk-produk lain kami, dapat mengunjungi website kami www.velascoindonesia.com

Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi kami melalui email cso@velascoindonesia.com

Distributor Winch Jangkar Berkualitas

Distributor Winch Jangkar

Pernah dengar winch? Winch merupakan alat yang punya fungsi buat menarik dan melepaskan tali. Talinya bisa macam-macam, mulai dari tali senar (misalnya winch di alat pancing), bisa tali tambang, misa wire rope, bisa juga rantai. Nah yang bakal dibahas di sini adalah winch di jangkar kapal. Winch di kapal itu adalah salah satu aksesoris jangkar, yaitu alat penarik jangkar. PT Velasco Indonesia Persada adalah distributor winch jangkar yang oke punya.

Distributor Winch Jangkar, Alat Penarik Jangkar Kapal

Supaya bisa tarik dan lepas tali, winch punya semacam drum yang gunanya buat menggulung tali, dan semacam tuas untuk memutar drum tersebut supaya bisa tarik lepas tali. Begitu pula winch jangkar yang ada di kapal. Bedanya winch atau alat penarik jangkar di kapal itu menarik rantai jangkar untuk menaikkan dan menurunkan jangkar. Karena ukurannya besar dan super berat, jadi digunakan mesin.

Distributor Winch Jangkar Berbagai Jenis

Ada beberapa jenis winch jangkar yang terbagi menurut mesin penggerak atau menurut porosnya. Kalau menurut porosnya, ada winch jangkar vertikal dan ada winch jangkar horizontal. Winch horizontal biasanya ada di luar dek, sementara winch vertikal ada di dalam dek.

Kalau berdasarkan mesin penggeraknya, ada winch yang digerakkan dengan mesin bertenaga uap, lalu ada winch yang digerakkan dengan mesin tenaga listrik dan electrical hydraulic system. Winch mesin uap biasanya dipakai buat winch horizontal dan dipakai di kapal tanker. Kalau winch satunya lagi bekerja dengan mesin tenaga listrik motor DC.

Sebagai gambaran, video ini menggambarkan salah satu contoh alat penarik jangkar yang digunakan di kapal. Di video ini juga dipraktekkan saat alat tersebut menurunkan rantai jangkar kapal.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor winch jangkar atau alat penarik jangkar atau windlass dan peralatan kapal lainnya seperti alat keselamatan kapal, rantai jangkar, serta alat navigasi kapal dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Cara Ganti Rantai Jangkar, Susah Nggak?

Cara Ganti Rantai Jangkar

Sebagai salah satu aksesoris jangkar kapal, rantai jangkar bisa dibilang paling sering terkena air laut. Jadi rantai ini punya potensi terkena korosi yang sangat tinggi. Kerena itu penting banget untuk dijadwalkan pengecekan rutin apakah rantai jangkar masih berfungsi dengan baik atau tidak. Jangan sampai tiba-tiba rusak di tengah jalan, pastinya seluruh awak kapal bakal kerepotan. Cara ganti rantai jangkar kapal juga harus dikuasai awak kapal yang bertugas mengurus jangkar.

Mau Tau Cara Ganti Rantai Jangkar, Perhatikan Dulu Beberapa Hal Ini

Mengganti rantai jangkar nggak boleh dilakukan sembarang orang. Terutama pada kapal besar seperti kapal tanker atau kapal pesiar. Soalnya kapal besar pasti jangkarnya juga besar. Jangkar besar pasti rantainya juga besar. Nah proses penggantian rantai jangkar itu harus memotong rantai jangkar yang lama. Memotong rantai jangkar yang ukurannya besar pastinya nggak gampang dan butuh berbagai alat khusus, jadi tidak boleh dilakukan sembarang orang.

Awak kapal yang memotong rantai jangkar harus dilengkapi dengan serangkaian alat safety: kacamata las, penutup mulut dan hidung, baju lengkap sampai menutupi tangan, juga sarung tangan. Siapkan juga alat potong besi misalnya gerinda. Ini wajib banget dijalankan supaya meminimalisir cedera.

So, Gimana Cara Ganti Rantai Jangkar?

Langkah yang paling pertama adalah persiapkan dulu beberapa peralatan, yaitu alat pengaman seperti yang sudah disebut di atas, lalu alat pemotong besinya (gerinda contohnya), dan jangan lupa siapkan rantai baru dan kenter jangkar.

Udah siap semuanya? Langkah selanjutnya adalah potong bagian rantai jangkar yang mau diganti itu. Hati-hati ya saat potong rantai. Lalu sambungkan rantai lama dan rantai baru dengan kenter jangkar. Perhatikan juga tuh cara pasang kenter jangkar , jangan sampai salah. Terus ulangi lagi proses itu di ujung rantai satunya lagi.

Supaya ada gambaran, coba cek video berikut ini:

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada, kami jual rantai jangkar berkualitas dan peralatan teknik lainnya seperti wire rope dan shackle dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Jenis Tambang dan Fungsinya

Jenis tali tambang berdasarkan bahan pembuatnya dan yang paling sering digunakan, yaitu :

  • Tali manila
  • Tali nylon
  • Tali PE
  • Tali PP.

Tali tambang memiliki peran penting dalam industri perkapalan, oil and gas, lifting, dan masih banyak lagi industri lainnya. Terdapat berbagai macam jenis tali tambang sesuai dengan kebutuhan dan bahannya, beberapa diantaranya akan dijelaskan dalam artikel ini.

Jenis Tali Tambang

Tali Manila (Jenis Tali Tambang 17-an)

Tali manila adalah tali tambang yang dibuat dari serat abacca atau sejenis tumbuhan pisang yang banyak tumbuh di Filipina. Nama Manila diambil dari Ibu kota Filipina, sebagai salah satu produsen utama tali jenis ini. Teksturnya mengkilap dan licin. Tali manila dikenal kuat, lentur dan tahan lama serta tahan terhadap air laut. Karena itulah tali ini sangat banyak digunakan di industri perkapalan. Harganya pun terjangkau. Tali manila mampu meregang hingga kurang lebih 25% dari panjang aslinya.

Tali Polyethylene atau Tali PE

Tali PE dibuat dari serat sintetis Polyethylene. Karakteristiknya licin, enteng, lentur. Bentuk fisiknya lebih kecil daripada tali tambang lainnya. Tali tambang PE banyak digunakan untuk mengikat barang (packaging), dibuat jala-jala, dan lashing. Umumnya tali tambang PE juga banyak digunakan untuk kebutuhan olahraga, misalnya untuk dibuat jaring futsal.

Tali Nylon

Tali nylon terbuat dari serat sintetis yang pertama kali dibuat oleh Wallace Carothers pada 1935. Tali nylon sangat kuat namun harganya juga cukup tinggi. Tali nylon dapat meregang hingga 10% dari panjang aslinya. Tekstur tali nylon licin, enteng, tahan gesekan dan elastis. Kelebihan-kelebihan tali nylon tersebut membuatnya cocok digunakan di industri perkapalan untuk keperluan menambat kapal, menarik, mengikat jangkar, sebagai tali pengaman, dan masih banyak lagi manfaat tali nylon yang lain.

Tali Polypropylene (PP) Monofilament dan Multifilament

Tali PP terbuat dari serat sintetis Polypropylene. Tali PP terbagi menjadi dua jenis yaitu tali PP mono dan tali PP multi. Perbedaan kedua jenis tali PP tersebut terletak pada proses produksinya. Proses produksi pada tali PP mono menghasilkan ukuran serat yang lebih besar ketimbang tali PP multi. Kedua tali ini dapat dibedakan secara fisik dari teksturnya. Ketika dipegang, tali PP mono memiliki permukaan yang lebih kasar, benangnya pun lebih besar. Sementara tali PP multi memiliki permukaan yang lebih halus. Tali PP multi lebih tahan terhadap gesekan dan lebih awet, karena itulah harganya lebih mahal dibanding tali PP mono. Tali PP umumnya digunakan untuk menambat, menarik, lashing, logging, dll.

Silahkan kontak PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor berbagai jenis tali tambang, wire rope, shackle, swivel, alat jangkar, kenter dan lainnya dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Lihat juga produk kami lainnya di sini.

Jenis Jangkar Kapal Laut Masa Kini

Jangkar Kapal

Sering lihat jangkar kapal dengan lengan bagian bawah yang melengkung setengah lingkaran itu? Itu adalah jangkar jadul alias jaman dulu, namanya stock anchor. Sekarang sudah banyak lho jenis jangkar kapal laut yang beragam bentuk. Apa aja sih? Kuy ditengok artikel berikut ini.

Tapi sebelum bahas apa aja jenis jangkar kapal yang ada sekarang ini. Sudah tahu kan apa sih fungsi jangkar? Fungsinya adalah untuk menahan kapal supaya diam di satu titik, bisa di tengah laut, atau di pinggir dermaga, atau di mana saja sesuai kebutuhan. Kenapa harus ditahan? Soalnya arus laut atau angin yang kencang bisa menggeser kapal, jadi dibutuhkan jangkar supaya bisa menahan arus itu.

 

Jenis Jangkar Kapal: Stockless Anchor

Kalau jangkar jaman dulu namanya stock anchor, jangkar masa kini ada yang diberi nama stockless anchor nih. Dikasih nama begitu karena jangkar ini tidak punya stock alias tongkat. Orang Indonesia biasa sebut jangkar ini dengan nama jangkar kodok. Beda dengan jangkar jaman dulu, bagian lengan jangkar kodok ini bisa bergerak, soalnya ada poros di tengahnya. Tujuan didesain seperti ini itu supaya saat diturunkan ke bawah laut, lengan ini bisa mencengkram kuat permukaan laut. Cakep kan. Jangkar kodok ini cocok di berbagai jenis dasar laut, mulai dari yang keras, hingga yang berpasir atau berlumpur.

 

Jenis Jangkar Kapal: Ploughshare Anchor (Plow) atau CQR

Bentuk jangkar yang satu ini unik nih, soalnya mirip kayak alat membajak sawah, makanya dinamakan plough anchor. Tujuan dibentuk seperti itu supaya saat jatuh ke dasar laut, bisa mengunci dengan baik. Kebayang kan.

 

Jenis Jangkar Kapal: Danforth Anchor

Jangkar ini terkenal di Amerika nih, banyak dipakai sama kapal boat. Mirip seperti stockless anchor, bagian lengan jangkar ini juga bisa fleksibel. Cocok banget nih buat jenis dasar laut yang berpasir atau berlumpur.

 

Butuh jenis jangkar kapal yang seperti apa? Coba hubungi distributor jangkar kapal yang terpercaya seperti PT Velasco Indonesia Persada, dijamin Anda dapat memilih jangkar sesuai kebutuhan Anda. Nggak cuma jangkar, segala macam aksesoris jangkar kapal juga dijual, misalnya kili-kili, rantai jangkar, penarik jangkar, swivel, kenter jangkar. Semuanya lengkap, dijamin berkualitas dan so pasti oke punya.

 

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada sebagai distributor jangkar kapal dan peralatan kapal lainnya seperti alat keselamatan kapal, rantai jangkar, serta alat navigasi kapal dengan pelayanan terbaik. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Kili-kili Jangkar atau Swivel, Apaan Tuh?

Kili-kili Jangkar

Pernah dengar kata kili-kili? Namanya terdengar lucu, tapi ini sebenarnya adalah salah satu aksesoris jangkar kapal yang punya peran penting lho! Kili-kili jangkar ini menjaga rantai dan jangkar kapal dapat tetap stabil, tidak terlilit atau terpelintir saat ada arus kencang di bawah laut. Hebat kan.

Prinsip kerja benda ini simple, dia punya dua sisi yang masing-masing dapat berputar secara independen. Artinya kalau sisi yang satu terpelintir, sisi yang lainnya bisa tetap diam. Sebenarnya alat ini sering kita temui di gantungan kunci, atau perhiasan, juga dipakai oleh para pemancing, tapi tentunya ukuran kecil. Kalau kili-kili di jangkar kapal tentunya ukurannya super besar.

Kenapa setiap jangkar harus banget pakai alat ini. Sebab kalau jangkar sampai terpelintir, hal itu berpotensi membuat kapal jadi tidak stabil, terutama saat proses menarik jangkar kapal. Pastinya ini bisa membahayakan kapal dan juga mempercepat kerusakan jangkar itu sendiri.  

Jadi di sistem penambatan kapal atau mooring system, kili-kili berada di tengah-tengah antara jangkar dan rantai jangkar. Kili-kili ini biasanya terbuat dari bahan galvanised steel atau stainless steel.

Kili-Kili Jangkar Punya Beberapa Jenis     

Sebenarnya alat ini tidak hanya dipakai oleh jangkar, tapi juga dipakai di industri heavy lifting lainnya. Memang benda ini merupakan salah satu alat rigging yang cukup sering dipakai. Tapi kili-kili untuk jangkar itu sendiri punya beberapa jenis bentuk yang berbeda-beda, tapi hanya dipakai untuk jangkar, tidak untuk aktivitas rigging lainnya.

Beberapa contohnya adalah

  1. Box swivel (atau superbox swivel):
    • poros di tengahnya tidak dapat terlihat langsung alias tertutup.
    • desainnya berbentuk kayak garpu, dengan pin yang menutup celah ruang kosong garpu terebut
  2. Cup swivel:
    • poros di tengahnya bisa terlihat langsung, jadi mempermudah pemeriksaan.
  3. Ball-and-socket swivel
    • Desainnya gabungan antara cup dan box swivel, jadi beberapa komponen terlihat sementara sebagian lainnya tertutup.
  4. Universal swivel
    • Mirip dengan box swivel, salah satu varian dari box swivel.

Jual Kili-Kili Jangkar Banyak Merk Seperti Crosby dan dari RRT

Barang ini banyak beredar di pasaran namun belum tentu kualitasnya teruji. Belilah dari distributor yang terpercaya seperti PT Velasco Indonesia Persada. Kami jual barang dengan merk terbaik seperti Crosby, sebagai alternatif juga ada kili-kili dari RRT yang juga bagus kualitasnya.

Silahkan kontak kami PT Velasco Indonesia Persada kami jual kili-kili dengan kualitas terbaik. Kami juga menjual peralatan kapal lainnya seperti jangkar, shackle, dan lain sebagainya. Hubungi (021) 690 530 atau info@velascoindonesia.com. Atau lihat produk kami lainnya di sini.